~ Bagaimanakah sifat mauqif (tempat perhentian) daripada al Quran?
...dalil2 berkenaan perhentian & menanti proses seterusnya...means dalam tempoh untuk menerima buku amalan, hisab dan seterusnya...
Firman Allah Ta'ala (Ibrahiim 14:42-43)
"Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata mereka terbelalak. Mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong."
Firman Allah Ta'ala (al Naba' 78:38)
"Pada hari ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar."
Firman Allah Ta'ala (Ghaafir 40:18)
"Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat iaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak pula mempunyai seorang pemberi syafaat yang diterima syafaatnya."
Firman Allah Ta'ala (al Ma'aarij 70:4)
"Dalam sehari yang kadarnya 50 ribu tahun."
Firman Allah Ta'ala (al Rahmaan 55:31)
"Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin."
~ Bagaimanakah sifat mauqif (tempat perhentian) daripada al Sunnah?
Terdapat banyak hadith yang menerangkan perkara ini. Antaranya ialah satu riwayat daripada Ibnu Umar ra daripada Nabi saw berkenaan ayat ini (al Mutaffifiin 83:6)
"Hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam."
Bahwa Baginda telah bersabda;
"Berdiri salah seorang daripada mereka di dalam peluhnya yang sampai kepada dua telinganya."
(Muttafaqun 'alaih:Bukhari wa Muslim)
Terdapat sebuah hadith daripada Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda;
"Manusia akan berpeluh pada hari Qiamat sehinggakan peluh mereka akan meresap ke dalam tanah sedalam 70 hasta. Peluh mereka akan meneggelami mereka sehinggakan ke telinga-telinga mereka."
(Riwayat Bukhari)
...inshaAllah akan bersambung lagi berkaitan sifat qardh (pembentangan) dan hisab (perhitungan) daripada al Quran dan al Sunnah