<BODY onLoad="trail()"></noscript><center><script language='JavaScript' type='text/javascript' src='http://ads.blogdrive.com/adx.js'></script> <script language='JavaScript' type='text/javascript'> <!-- if (!document.phpAds_used) document.phpAds_used = ','; phpAds_random = new String (Math.random()); phpAds_random = phpAds_random.substring(2,11); document.write ("<" + "script language='JavaScript' type='text/javascript' src='"); document.write ("http://ads.blogdrive.com/adjs.php?n=" + phpAds_random); document.write ("&amp;what=zone:5"); document.write ("&amp;exclude=" + document.phpAds_used); if (document.referrer) document.write ("&amp;referer=" + escape(document.referrer)); document.write ("'><" + "/script>"); //--> </script><noscript><a href='http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a42e1b2b' target='_blank' rel=nofollow><img src='http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:5&amp;n=a42e1b2b' border='0' alt=''></a></noscript> <br><script type="text/javascript"><!-- google_ad_client = "pub-2589431880394796"; google_alternate_ad_url = "http://ads.blogdrive.com/static/blank.html"; google_ad_width = 728; google_ad_height = 15; google_ad_format = "728x15_0ads_al"; google_ad_channel ="6215721543"; google_color_border = "000000"; google_color_bg = "000000"; google_color_link = "8693F6"; google_color_url = "8693F6"; google_color_text = "8693F6"; //--></script> <script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"> </script> <noscript><a href="http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a6b05a3e" target="_blank"><img src="http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:3&amp;n=a6b05a3e" border="0" alt=""></a></noscript></center>.




...~ "Be in this world as though you were a stranger or a traveler/wayfarer."
"When evening comes, do not expect (to live till) morning, and when morning comes, do not expect (to live till) evening.
Take from your health (a preparation) for your illness, and from your life for your death."
[Sahih Bukhari] ~...







diri ini...

hanyalah seorang pengembara di bumi Allah...
tiada apa yang menjadi milikku melainkan segalanya pinjaman dariMu...
dariMu aku datang, kepadaMu jua aku akan kembali...
sesungguhnya aku inginkan keredhaan dariMu dalam setiap apa yang aku lakukan & setiap apa yang bakal aku tempuhi, hanya padaMu aku berserah...
moga akan diberikan ketabahan & kekuatan iman serta sentiasa di dalam pimpinanMu dalam menempuh liku-liku kehidupan di dunia yang fana & yang penuh onak ini sebelum menuju ke alam yang abadi...ameen


~~~~~~~~~~~~~~~~~~


:: @isyah hartini jahidin ::
B.Eng. Telecommunication Engineering
MEngSc Electrical Engineering (research field: Electromagnetic-Magnetic Materials and Sensor)
Lecturer, Biomedical Electronic Engineering Program,
School of Mechatronic Engineering
Cöól lînk : --> islamiclearningcentre.com




~~~~~~~~~~~~~~~~

In the Name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful.
All praises and thanks are Allah's, the Lord(Rabb) of the 'Alamin (mankind, jinn and all that exists).
The Most Graciuos, the Most Merciful.
The Only Owner (and the Only Ruling Judge) of the Day of Recompense (i.e the Day of Resurrection).
You (Alone) we worship, and You (Alone) we ask for help (for each and everything).
Guide us to the Straight Way.
The way of those on whom You have bestowed Your Grace, not (the way) of those who earned Your Anger, nor of those who went astray.


al-Fatihah 1-7

~~~~~~~~~~~~~~~~


Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw bersabda yg bermaksud,
"Barangsiapa memperbanyakkan istighfar,
Allah jadikan baginya kesukaan
dari tiap-tiap kesusahan
dan Allah jadikan baginya jalan keluar
dari tiap-tiap kesempitan
dan Dia rezekikan kepadanya
dari jurusan yang dia tidak sangka-sangka."

- Abu Daud -

~~~~~~~~~~~~~~





~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Rasulullah saw bersabda yg bermaksud,

"Tidak seorangpun muslim yang berdoa dgn sesuatu doa yang tidak berunsur dosa mahupun memutuskan silaturrahim, kecuali Allah akan memberinya satu dari tiga perkara; samada doanya diperkenankan terus, atau disimpan untuknya pada hari akhirat, atau dijauhkan darinya keburukan yang setanding dengannya. Telah berkata para sahabat: Jikalau begitu, kami akan memperbanyakkan doa. Baginda menjawab: Allah lebih banyak pemberiannya."

-Riwayat Ahmad-

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Ya Allah, dengan pengetahuan Engkau terhadap perkara yang ghaib dan kekuasaan Engkau ke atas makhluk, hidupkanlah aku sekiranya Engkau mengetahui hidup itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku sekiranya Engkau mengetahui mati itu lebih baik bagiku.
Ya Allah, aku memohon daripadaMu sifat takutkan Engkau sama ada dalam keadaan sembunyi atau nyata.
Aku memohon kata-kata yang benar ketika redha dan semasa marah, aku memohon kepadaMu kesederhanaan semasa susah atau senang, aku memohon kepadaMu nikmat yang tidak berkurangan, aku memohon kepadaMu zuriat yang sejuk dipandang mata dan tidak akan putus, aku memohon kepadaMu keredhaan selepas ditakdirkan (terjadi sesuatu), aku memohon kepadaMu kehidupan yang baik selepas mati, aku memohon kepadaMu kelazatan melihat wajahMu, kerinduan untuk bertemu denganMu tanpa kesusahan yang memudharatkan dan fitnah yang menyesatkan.
Ya Allah, hiasilah kami dengan perhiasan iman dan jadikanlah kami petunjuk kepada orang yang mendapat petunjuk....ameen

-Sahih an Nasai-

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibubapaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau redhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri

(al-Ahqaaf 46:15)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

"This day I have perfected your religion for you, completed My Favour upon you, and have chosen for you Islam as your religion"
(Al-Maidah 5:3)


   


~:: blÕg äR©HîvÈ ::~

<< September 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

::since 6th june 2004::










:: Archive 2004 ::

:�: 1-15 jun
:�: 15-30 jun
:�: 1-15 julai
:�: 15-30 julai
:�: 1-14 ogos
:�: 15-29 ogos
:�: 1-14 sept
:�: 15-28 sept
:�: 1-14 okt
:�: 15-28 okt
:�: nov
:�: dis

:: 2005 ::

:�: 1-16 jan
:�: 17-31 jan
:�: 1-15 feb
:�: 16-28 feb
:�: mac




:: wakt� s�lat ::







~:: previous topic ::~


Doa

@ Kewajipan berdoa
@ Kewajipan berdoa-2
@ Kewajipan berdoa-3
@ Doa Rasulullah
@ Doa

Istiqamah

@ Istiqomah: Berpegang teguh kpd Al-Quran & Al-Sunnah secara berterusan
@ sambungan...istiqomah
@ sambungan akhir...istiqamah

qada� & qadar

@ Keimanan Terhadap al-Qadar (ketentuan) Allah
@ Peringkat Beriman dengan al-Qadar
@ Dalil bagi Peringkat Pertama-Beriman dengan Ilmu
@ Dalil peringkat kedua � beriman dengan penulisan ketentuan-ketentuan
@ 5 Ketentuan yang Terkandung dalam Peringkat Kedua & dalil ketentuan azali
@ Dalil bagi Ketentuan Seumur Hidup pada Hari Pengambilan �Perjanjian�
@ Dalil Ketentuan Seumur Hidup pada Permulaan Ciptaan Janin
@ Dalil Ketentuan Tahunan pada Malam al-Qadar dan Ketentuan Harian
@ Susulan Bagi Perlaksanaan Ketentuan yang Dituliskan ke Atas Hamba Samada Celaka atau Sejahtera
@ Kehendak Allah
@ Dalil Peringkat Ketiga: Beriman dgn Kehendak Allah
@ Dalil Peringkat Keempat iaitu Peringkat Penciptaan dalam Keimanan dengan al-Qadr
@ Maksud Sabda Rasulullah Berkenaan Kebaikan dan Keburukan
@ Adakah Hamba Mempunyai Kuasa dan Keinginan ke Atas Perbuatan Mereka Sendiri
@ Masih Lagi Persoalan Berkaitan Al-Qadr
@ Apakah kedudukan beriman dengan al-Qadr dalam agama?


Nabi Muhammad saw

@ Tujuan Pengkajian Sirah Nabi Muhammad saw
@ Penutup Segala Nabi
@ Khutbah Pertama Rasulullah saw
@ Khutbah Pertama Rasulullah saw -siri 2
@ Kewafatan Rasulullah saw - Musibah terbesar
@ Kewafatan Rasulullah saw - Musibah terbesar: part 2
@ Petanda-petanda Dekatnya Kewafatan Nabi saw
@ Kiasan Tentang Dekatnya wafat Rasulullah saw

Pendakwah-sifat2 keimanan yg perlu dijaga

@ Pendakwah - Sifat-sifat Keimanan Yang Perlu Dijaga
@ 1. Al-Ta�ibun
@ 2. Al-'Abidun
@ 3. Al-Hamidun
@ 4. Al-Saihun (Ciri Pengembara)
@ 5. Al-Raki'un dan Al-Sajidun
@ 6. Al-Amiru bil-Ma'ruf wa Nahuna anil-Munkar
(Mengajak kepada kebaikan mencegah dari kemungkaran)

@ 7. Wal Hafizuna Lihududillah (Orang-orang yang Memelihara Hukum-hukum Allah)

Tazkirah

@ Sumber Kekuatan ialah BERIMAN KEPADA ALLAH
@ Hidup di Dunia Penuh Dengan Ujian
@ Tazkirah utk diri
@ Motivasi diri +lirik rimbun keampunan
@ tazkeerah untuk diri
@ Motivasi Diri
@ Kepentingan Zikir
@ Mengutamakan Akhirat Berbanding Dunia
@ tazkirah- cari redha Allah..lakukan segalanya dgn ikhlas

@ AL MU�MINUUN (Orang-orang Yang Beriman)
@ Tazkirah...firman Allah
@ Tazkirah...kematian
@ :: Kuatkan semangat ::
@ keimanan kepada Allah


Lain2 artikel - English & BM

@ There Is No Compulsion In Religion
@ Finding Fulfillment in Islam
@ Test of Eeman
@ Women are like apples
@ Quality Time
@ Age of the Universe
@ Syarat Utama Bagi Orang Yang Masuk Islam
@ Abdullah ibnu Abbas
@ Prayers are Offered to Allah Alone
@ Lailatul Qadar
@ The Last Ten Days of Ramadan
@ Jangan Beralasan Anda Jahil Terhadap Suara Hati Anda
@ Mohon Petunjuk dari Allah Melalui Istikharah
@ ISLAM is your BIRTHRIGHT
@ kelkatu


Berkenaan Akhirat:

@ dalil beriman dengan kematian
@ Berapakah bahagian maksiat/dosa
@ Perkara yang menghapuskan semua dosa kecil & besar
@ Bilakah taubat berakhir
@ Hukum orang yang mati dari kalangan ahli tauhid dlm keadaan terus-menerus melakukan dosa besar
@ 3 kumpulan pembuat dosa besar
@ Apakah hudud merupakan penghapus dosa bagi pembuat dosa?
@ Bagaimanakah sifat al-Hasyr (penghimpunan) daripada al-Quran?
@ Bagaimanakah sifat al-Hasyr (penghimpunan) daripada al-Sunnah?
@ Bagaimanakah sifat mauqif (tempat perhentian) daripada al-Quran & al-Sunnah
@ Bagaimanakah sifat �ardh (pembentangan) dan hisab (penghitungan) daripada al-Quran & al-Sunnah
@ bentuk pembentangan lembaran2 amalan daripada al-Quran & al-Sunnah
@ Berkenaan akhirat-al Mizan (alat penimbang)
@ Berkenaan akhirat-al Sirat (jambatan)
@ Berkenaan akhirat-al Qisas (pembalasan antara makhluk)
@ Berkenaan akhirat-al Haud (perigi)
@ Kepercayaan pada Syurga dan Neraka
@ Syurga & Neraka
@ Dalil Bahawa Syurga & Neraka Wujud Sekarang Ini
@ Dalil2 bahwa syurga & neraka itu kekal & tidak hapus
@ Tiupan Sangkakala

puisi

@ rahmat Allah

@ Apa yang terpendam@ wonder why
@ bicara hati insan yang kerdil
@ kembalinya aku di sisiMu bukan dalam 1 penyesalan
@ pencarian....
@ Kasih dan janji Dia

personal...

@ buku pendidikan anak-anak dalam islam
@ pertemuan & perpisahan
@ SeLAmaT HaRi RaYa AiDIlfitRi
@ sekadar luahan di jiwa
@ diri yang kerdil
@ kehidupan ini
@ HasbunaLlaahhu wani'malwakiil
@ dunia ini hanyalah DARUL IBTILAK
@ Belaian Ibu
@ perjalanan ke madinah...& misiku yg belum selesai
@ jumpe kim kali ke-2...syukur krn diberikan nikmat islam & iman

lain2 dari kelas akidah..

@ Soal Jawab Berkenaan Aqidah
@ Apakah Erti 'Abd (hamba)
@ Apakah tanda cinta hamba kepada Allah?
@ Ihsan
@ orang asing
@ Jalan Yang Lurus
@ Bagaimana caranya untuk berjalan di atas jalan yang lurus




















Firman Allah;

"Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimatNya dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
(Al-An'aam 6:115)

----------------------------------



:: Info ::

@ quran translation (Indonesian) from King Fahd complex
@ the Noble Qur'an
@ biography of the Noble Prophet (peace be upon him)
@ fiqhussunnah
@ authentic Islamic resources and information
@ translations of the Noble Qur'an in other languages
@ quran.com
@ dengar bacaan Qur'an & du'a dari shaikh meshary
@ works of harun yahya
@ miracles Of The Quran Flash
@ tafsir ibn kathir
@ generasi terdahulu
@ bahan tarbiyah
@ educational Islamic software
@ artikel Dr. Yusuf Qardhawi
@ the Prophet's prayer described
@ sifat wudhu' in nabi (saw)
@ recite the Quran
@ alquranic.com - the best guide
@ load-islam.com
@ fortyhadith:imam nawawi
@ islam-christianity
@ IslamiCity
@ islambradford
@ eramuslim
@ hafal quran
@ al ahkam
@ islamonline
@ islamweb.net
@ palestinkini
@ jannah.org
@ al-islam.com
@ the Quran miracles encyclopedia (55a.net)
@ the ideal muslimah
@ zaharuddin.com
@ Pertubuhan Kebajikan Al-Nidaa'



:: research@engineering information ::

@ sc & eng encyclopaedia
@ WikiPedia-the free encyclopedia
@ encyclopedia Britannica
@ electronics theory-EDUCYPEDIA
@ electromagnetic basics
@ magnetic materials
@ understanding magnetism
@ theory-FEMM software
@ transformer
@ electromagnetics-stray flux
@ Electrical Machinery
@ electrical steel-non oriented
@ energy losses
@ basic motor theory
@ Hysteresis Loop



:: jalan-jalan cari buku & islamic info ::

@ saba islamic media
@ bro hafiz firdaus's site
@ Dar-us-Salam Publications


:: �lte�natif bl�g ::

@ abu zar @ adie @ akhifaizul
@ akhiharatz @ AleFsaTu @ alhuzaifah @ amiza @ faridul @ fazakkir @ hanan2jahid @ hatimudanhatiku @ ibnuhazam @ ishtishad @ jannatuladnin @ kak ana @ muhannad @ nahwanz @ nectars@ pak wie @ saiful�slam @ amfirdaus



~:: Surah Luqmaan ::~
Recitation by:
Shaikh Abdur Rahman As-Sudais & Shaikh Su'ood As-Shuraim











~ sebarang teguran yg membina ~

Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


rss feed


online hits.
Sunday, September 25, 2005
hadith

Bismillah...

just nak syer hadith yg ada dlm bab 1 buku 'himpunan hadith dha'if & maudhu'' karangan drs Abdul Ghani Azmi bin Haji Idris..dalam buku ni mengandungi 1002 hadith yg haram digunakan untuk semua tujuan dan baru tahu bkn sahaja haram digunakan malah ia juga haram diriwayatkan atau disebarkan tanpa menyebutkan kecacatannya atau rubahnya..kira beratla..so ada baiknya kita tahu hadith2 yg dimaksudkan...inshaAllah ada kelapangan akan beli buku ni sbg rujukan..sbb yg ni pinjam dari ust tp masih belum dipulangkan lagi..amik masa utk membaca..nasib baik ust tak kisah:)..alhamdulillah.  

so, point penting dari hadith ni yg dikaitkan dgn tajuk buku ni adalah supaya kita tetap berpegang teguh dgn Sunnah Nabi & jg sahabat2 Baginda pd masa berlakunya byk perselisihan & jg agar kita menjauhkan diri dari perkara2 baru means yang tidak ade dalil yg sahih atau kuat utk kita beramal dengannya.. yela..kalau di pikir2kan, hadith2/Sunnah nabi yang sahih pun tak terbuat means masih tak teramal semuanya, tapi sibuk pula ngan bende2 yang tiada sandarannya..wallahu'alam. supaya kita akan lebih berhati2 dalam menilai sesuatu hadith dengan merujuk orang yg lebih alim..inshaAllah


Abu Najih Al-'Irbadh bin Sariah berkata:
(Rasulullah saw telah memberikan kepada kami satu nasihat yang sangat berkesam; yang mengecutkan hati dan mengalirkan airmata, maka kami berkata: Ya Rasulullah, nasihat anda ini bagaikan nasihat yang terakhir, maka berilah nasihat kepada kami! 

Beliau bersabda: Aku berpesan kepada kamu supaya bertaqwa kepada Allah, dengar dan taat walaupun yang memerintah kamu seorang hamba Habsyi, kerana sesungguhnya orang yang masih hidup di antara kamu sesudahku akan melihat perselisihan yang banyak, maka hendaklah kamu berpegang dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafaur-Rasyidin yang terpimpin dan gigitlah dia dengan geraham-geraham kamu (pegang dia sungguh-sungguh) dan jauhilah perkara-perkara baru yang diada-adakan kerana tiap-tiap bid'ah itu adalah sesat.

(HR Abu Daud dan At-Tirmidhi)


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 11:54 pm by ~iman @ aisyah~
Comments (3)  


Friday, September 23, 2005
...

Bismillah...

 

Firman Allah Ta'ala yg bermaksud;

“Nabi Muhammad adalah pesuruh Allah dan orang-orang yang bersama dengannya bersikap keras dan tegas terhadap orang-orang kafir (musuh-musuh Islam) dan sebaliknya bersikap kasih sayang serta belas kasihan sesama sendiri (umat Islam). Kamu melihat mereka tetap beribadah, ruku’ dan sujud dengan mengharapkan limpah kurnia (pahala) dari Tuhan mereka serta mengharapkan keredhaan Nya. Tanda-tanda mereka (orang soleh) terdapat pada muka mereka dari kesan sujud (dan ibadah mereka yang ikhlas). Demikianlah sifat mereka yang tersebut di dalam kitab Taurat dan Injil bahawa mereka diibaratkan sebagai pokok tanaman yang  mengeluarkan tunasnya, lalu tunas itu menyuburkannya, sehingga ia menjadi kuat, lalu ia tegak berdiri di atas batangnya dengan keadaan yang menyenangkan hati orang-orang yang menanamnya (Allah menjadikan sedemikin itu) ialah kerana Ia hendak menjadikan orang-orang kafir merana dengan perasaan marah dan hasad dengki dengan kembang biaknya umat Islam itu (dan selain itu) Allah telah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal soleh di antara mereka keampunan dan pahala yang besar.”


Quran; Al Fath 48:29



...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 08:56 am by ~iman @ aisyah~
comment  


Thursday, September 22, 2005
...

Bismillah..


"Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kegembiraan, maka dia BERSYUKUR dan itu merupakan kebaikan baginya dan jika mendapat kesusahan maka dia BERSABAR dan ini merupakan kebaikan baginya"

HR Muslim


tiada kemudahan selepas sesuatu kesukaran...smoga hati ini sentiasa dlm ketenangan & mudahan akan tergolong dalam golongan orang2 mukmin...ameen 


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 11:34 am by ~iman @ aisyah~
comment  


Wednesday, September 21, 2005
Without Islam I am nothing...

Bismillah..


praise to ALLAH (GOD) for all the nikmah given to us especially nikmah iman & islam..just want to share a very nice story...quite long but its very very wonderful.. believe me:) inshaAllah (with God's Will), once u read it, u will read till the end of the story.. may ALLAH grant us His Mercy, strengthen our hearts to face the trials of life, protect us from being ungrateful for His favors upon us and guide us to the path of success and tranquility.. God, let not me be deviated from Your path...ameen Ya Rabbal 'alameeen...


~~~~~~~~~~~~~~

Renowned female Scholar: Aminah Assilmi

Aminah is a renowned female scholar of Islam. She travels around the United States to give lectures , her personal story has admired hundreds of individuals ,she is also President of  International Union of Muslim Women , the organization that  has many achievements  under its belt.

"I am so very glad that I am a Muslim. Islam is my life. Islam is the beat of my heart. Islam is the blood that courses through my veins. Islam is my strength. Islam is my life so wonderful & beautiful. Without Islam I am nothing, and should Allah ever turn His Magnificent face from me, I could not survive." - Aminah

It all started with a computer glitch.

She was a Southern Baptist girl, a radical feminist, and a broadcast journalist. She was a girl with an unusual caliber, who excelled in school, received scholarships, ran her own business, and were competing with professionals and getting awards – all these while she was going to college. Then one day a computer error happened that made her take up a mission as a devout Christian. Eventually, however, it resulted into something opposite and changed her life completely around.

It was 1975 when for the first time computer was used to pre-register for a class in her college. She was working on her degree on Recreation. She pre-registered for a class and then went to Oklahoma City to take care of a business. Her return was delayed and she came back to college two weeks into the class. Making up the missed work was no problem for her, but she was surprised to find that the computer mistakenly registered her for a Theatre class, a class where students would be required to perform in front of others. She was a very reticent girl and she was horrified to think about performing in front of others. She could not drop the class for it was too late

Failing the class was also not a choice, for she was receiving a scholarship that was paying for her tuition and receiving an ‘F’ would have jeopardized it.

Advised by her husband, she went to her teacher to work out some other alternative to performing, such as preparing costumes, etc. Assured by the teacher that he would try to help her, she went to the next class and was shocked by what she saw. The class was full of Arabs and “camel jockeys”. That was enough for her. She came back home and decided not to go back to the class anymore. It was not possible for her to be in the middle of Arabs. “There was no way I was going to sit in a room full of dirty heathens!”

Her husband was calm as usual. He pointed out to her that God has a reason for everything and that she should think about more before quitting. Besides, there was the scholarship that was paying her tuition. She went behind locked doors for 2 days to think about. When she came out, she decided to continue the class. She felt that God gave her a task to convert the Arabs into Christianity.

Thus she found herself with a mission to accomplish. Throughout the class, she would be discussing Christianity with her Arab classmates. “I proceeded to explain to them how they would burn in the fires of hell for all eternity, if they did not accept Jesus as their personal savior. They were very polite, but did not convert. Then, I explained how Jesus loved them and had died on the cross to save them from their sins. All they had to do was accept him into their hearts.” They still did not convert, and so she decided to do something else: “I decided to read their own book to show to them that Islam was a false religion and Mohammed was a false Prophet”.

At her request, one student gave her a copy of the Qur’an and another book on Islam. With these two books she started on her research, which she was to continue for the next one and half years. She read the Qur’an fully and another fifteen books on Islam. Then she came back to the Qur’an and re-read it. During her research, she started taking notes that she found objectionable and which she would be able to use to prove that Islam was a false religion.

Unconsciously, however, she was changing from within which did not escape the attention of her husband. “I was changing, just in little ways but enough to bother him. We used to go to the bar every Friday and Saturday, or to a party, and I no longer wanted to go. I was quieter and more distant.” She stopped drinking and eating pork. Her husband suspected her of having an affair with another man, for “it was only for a man that a woman changes”. Ultimately, she was asked to leave, and she soon found herself living in a separate apartment 

"When I first started to study Islam, I did not expect to find anything that I needed or wanted in my personal life. Little did I know that Islam would change my life. No human could have ever convinced me that I would finally be at peace and overflowing with love and joy because of Islam."

Throughout these times, she continued studying Islam and although she was changing subtly from within, she remained a devout Christian. Then one day, there was a knock on her door. It was a man in traditional Muslim robe, who appeared to her as a “man in a long white night gown with a red and white checkered table cloth on his head”. His name was Abdul-Aziz Al-Sheik and he was accompanied by three other men in similar dress. She was very offended by Muslim men coming to her in nightgowns and pajamas. She was further shocked when Abdul-Aziz told her that he understood that she waited to be a Muslim. She replied that she was a Christian and she did not have any plan to become a Muslim. However, she had some questions to ask if they had the time.

At her invitation, they came inside. She now brought up the questions and objections that she noted down while she was researching. “I will never forget his name”, she said of Abdul-Aziz who proved to be a very patient and soft-mannered person. “He was very patient and discussed every question with me. He never made me feel silly or that a question was stupid.” Abdul-Aziz listened to every question and objection and explained it within the proper context. “He explained that Allah had told us to seek knowledge and questions were one of the ways to accomplish that. When he explained something, it was like watching a rose open – petal by petal, until it reached its full glory. When I told him that I did not agree with something and why, he always said I was correct up to a point. Then he would show me how to look deeper and from different directions to reach a fuller understanding.”

It would not be long before she would externally submit to what she had already been submitting to internally during the last one and half years. Later in that same day, this Southern Baptist girl would declare in front of Abdul-Aziz and his companions: “I bear witness that there is no god but God and Mohammed is His Messenger.” It was May 21, 1977.

Conversion to Islam, or to any other religion for that matter, is not always a simple thing to do. Except for a few fortunate ones, a new Muslim usually face consequences. The convert may face isolation from family and friends, if not pressure to go back to the family faith. Sometimes, a convert may even face sever economic hardship, as in the case of those who are asked to leave the house because of converting to Islam. Some converts are fortunate to continue to be well respected by family and friends, but most of them face minor to severe hardship especially during the first few years after the conversion.

But the difficulty that Aminah Assilimi had to go through and the sacrifice that she had to make for the sake of her conviction and faith is almost unheard of. There are few who could rely so much on Allah as she did, standing firm and meeting the challenges, making sacrifices, and yet maintaining a positive posture and influencing people around with the beauty of what she found and believed in.

She lost most of her friends, for she was “no fun anymore”. Her mother did not accept her becoming a Muslim and hoped that it was a temporary zeal and that she would soon grow out of it. Her “mental health expert” sister thought that she lost her mind. She attempted to put her in a mental health institution.

Her father was a calm and wise man. People would come to him for advice and he could comfort anyone in distress. But when he heard that his daughter became a Muslim, he loaded his double-barrel shotgun and started on his way to kill her. “It is better that she be dead rather than suffering in the deepest of Hell”, he said.

She was now without friends and without family.

She soon started wearing hijab. The day she put it on, she was denied her job. She was now without family, friends, and job. But her greatest sacrifice was yet to come.

She and her husband both loved each other very much. But while she was studying Islam, her husband misunderstood her for her apparent changes. She became quieter and stopped going to the bar. Her changes were visible to him and he suspected her of having affair with another man, for whom she must have been changing. She could not explain to him what was happening. “There was no way to make him understand what was changing me because I did not know.” Eventually he asked her to leave and she started living separately.

After she openly accepted Islam, it went worse. A divorce was now inevitable. This was a time when Islam was little known, much less understood for what it is. She had two little children whom she loved dearly and whose custody should have rightfully be given to her. But in a grave violation of justice, she was denied their custody just because she became a Muslim. Before giving the formal verdict, the judge offered her a harsh choice: either renounce Islam and get custody of the children, or keep Islam and leave the children. She was given 20 minutes to make a decision.

She loved her children very dearly. It is perhaps the worst nightmare that a mother can have: asked to willfully leave her child - not for one day, month, or year, but forever. On the other hand, how could she keep the Truth away from her children and live as a hypocrite? “It was the most painful 20 minutes in my life”, she said in an interview. Those of us who are mothers and fathers, especially of young children, little imagination is needed to feel the pain and torment that she must have passed every second in those 20 minutes. What added further to her pain was that according to doctors, she could never bear another child because of certain complications. “I prayed like I had never done before … I knew that there was no safer place for my children to be than in the hands of Allah. If I denied Him, there would be no way in the future to show my children the wonders of being with Allah.”

She decided to retain Islam. Her two dear children – one little boy and one little girl – were taken away from her and given to her ex-husband.

For a mother, is there a sacrifice greater than this – a sacrifice that is done for no material reason but only for faith and conviction?

“I left the court knowing that life without my babies would be very difficult. My heart bled, even though I knew, inside, I had done the right thing” . She found comfort in the following verse of the Qur'an:

"There is no god but He,-the Living, the Self-subsisting, Eternal. No slumber can seize Him nor sleep. His are all things in the heavens and on earth. Who is there can intercede in His presence except as He permitteth? He knoweth what (appeareth to His creatures as) before or after or behind them. Nor shall they compass aught of His knowledge except as He willeth. His Throne doth extend over the heavens and the earth, and He feeleth no fatigue in guarding and preserving them for He is the Most High, the Supreme (in glory)." (Quran 2: 255)

Perhaps the air of Colorado was too thin for justice. Or perhaps there was a plan in Allah’s greater scheme of affairs. Aminah Assilimi later fought back and took her case to the media. Although she did not get custody of her children again, a change was made in the Colorado law that one cannot be denied child custody on the basis of his or her religion.

Indeed Allah’s love and mercy engulfed her so much that, as if, she has been granted the touchstone of Islam. Wherever she goes, people are touched by her beautiful words and Islamic manners and become Muslim.

By accepting Islam, she became a changed person, and a much better person. So much so that her family, relatives, and people around her started appreciating her mannerism and the faith that brought about such changes in her. Despite her family’s initial reaction, she remained in touch with them and addressed them with respect and humility, just as the Qur’an enjoins the Muslims to do. She would send cards to her parents on different occasions, but she would always write down a verse from the Qur’an or the Hadith without mentioning the source of such beautiful words of wisdom. It was not long before she started making a positive influence among her family members.

The first to become Muslim was her grand mother. She was over 100 years old. Soon after accepting Islam, she died. “The day she pronounced Shahada, all her misdeeds had been erased, while her good deeds were preserved. She died so soon after accepting Islam that I knew her “book” was bound to be heavy on the good side. It fills me with such a joy!”

Next to become Muslim was her father, the one who wanted to kill her after she became Muslim. Thus he brought alive the story of Umar ibn Khattab. Umar was a companion of the Prophet who persecuted the early Muslims before he converted to Islam. When he heard one day that his sister became a Muslim, he went out with an open sword to kill her. But upon hearing some of the verses from the Qur’an that his sister was reciting, he recognized the truth and went straight to the Prophet and accepted Islam.

Two years after she (Assilmi) accepted Islam, her mother called and said that she appreciated her faith and hoped that she would keep it. Couple of years later, she called again and asked her about what one would need to do to become a Muslim. Assilmi replied that one had to believe that there is only One God and Muhammad was His Messenger. “Any fool knows that. But what do you have to do?”, she asked again. She replied that if that is what she believed, then she was already a Muslim! At this, her mother said, “Well … OK. But let’s not tell your father just yet”.

She was not aware that her husband (Assilmi’s step father) had the same conversation with her a few weeks earlier. Thus the two lived together as Muslims for years in secret without knowing that the other was also a Muslim. Her sister who wanted to put her in mental institution accepted Islam as well. She must have realized that becoming Muslim is indeed the most healthy and sound thing to do.

Her son, upon becoming adult, accepted Islam. When he turned 21, he called her and said that he wanted to become a Muslim.

Sixteen years after the divorce, her ex-husband also accepted Islam. He said that he had been watching her for sixteen years and wanted his daughter to have the same religion that she had. He came to her and apologized for what he had done. He was a very nice gentlemen and Assilimi had forgiven him long ago.

Perhaps the greatest reward for her was yet to come. Assilmi later married another person, and despite the doctors’ verdict that she could never conceive another child, Allah blessed her with a beautiful boy. If Allah (swt) makes a gift to someone, who can prevent Him? It was truly a wonderful blessing from Allah (swt), and so she named him “Barakah

The sacrifice that Assilmi made for the sake of Allah (swt) was tremendous. And so Allah (swt) turned in mercy to her and rewarded her with enormous blessings. Her family discarded her after she accepted Islam, and now by Allah’s mercy, most of them are Muslim. She lost her friends because of Islam, and now she is being loved by so many. “Friends who loved came out of nowhere”, she said. Allah’s blessings came upon her so much that wherever she goes people are touched by the beauty of Islam and accept the Truth. Both Muslims and non-Muslims now come to her for advice and counseling.

She lost her job because of wearing hijab, and now she is the President of the International Union of Muslim Women. She delivers lectures nationwide and is on high demand. It was her organization that successfully lobbied for the “Eid Stamp” and had it approved by the United States Postal Service, but it took many years of work. She is now working on making the Eid Day as a national holiday.

She has tremendous trust on Allah’s love and mercy and she never looses faith on Him. She was once diagnosed with cancer some years ago. Doctors said that it was in an advanced stage and that she would live for another year. But her faith in Allah (swt) remained strong. We must all die. I was confident that the pain I was experiencing contained blessings. As a brilliant example of how much one can love Allah, she mentions about a friend of her named Kareem Al-Misawi who died of cancer when he was in his 20’s:

"Shortly before he died, he told me that Allah was truly Merciful. This man was in unbelievable anguish and was radiating with Allah’s love. He said: “Allah intends that I should enter heaven with a clean book.” His death experience gave me something to think about. He taught me of Allah’s love and mercy."

All praise is due to Allah, she continues to live in good health. She now thinks that having cancer was the greatest blessing that she ever had.


source: famousmuslims.com


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 01:58 am by ~iman @ aisyah~
comment  


Friday, September 16, 2005
Alhamdulillah..

Bismillah....

Alhamdulillah segala puji bagi Allah...Tuhan Yang Maha Esa, Maha Agung, Maha Kaya...sesungguhnya segala puji hanya bagiNya dan tiada pujian sebagaimana Dia memuji diriNya...selawat dan salam buat Rasul kekasih Allah, ahli keluarga serta para sahabat Baginda dan para pejuang mukmin mukminat di sepanjang zaman..

hari ni banyak perkara yang berlaku & macam biasa seperti yang sahabat2 & junior2 gelarkan atau yg pernah mereka muhasabah utk diriku...orang yang kelam kabut...memang rasa macam kelam kabut pun ari ni & berkejar dari satu tempat ke satu tempat & dalam masa yang sama berurusan dengan ramai orang....& agak penat

pagi, ade usrah dan terlewat beberapa minit.. masa on the way, tengah2 drive tu sempat beri sms pd junior supaya informkan pada naqib tentang kelewatan...alasan..jalan jam. itula masalahnya kalau terlewat keluar dari rumah...pasti akan terperangkap dalam jam sebelum dapat masuk ke federal highway. sampai2 je..dengar naqib sebut..trailer.. 'ha..aisyah..kitaorang tengah cakap pasal trailer'..dan mukaku yang blur bertambah blur sebab tetibe lps naqib ckp macam tu diorang semua ketawa..macam lost plak time tu..kenapa diorang ketawa?? rupenye ade citer di sebalik trailer...di pertengahan & hujung usrah naqib tekankan lagi, sebenarnye nak kaitkan, kalau bawa trailer, kene la bawa muatan yg sepadan, janganla bawa sekilo gula je...& trailer yang lame sepatutnye lebih advance dr trailer yg baru sbb da expert...but then tambah naqib lagi, kalau trailer barupun patutnye bole lebih advance lagi dr trailer yg lama..lainla kalau bawa kereta kecil macam kancil, muatannye pasti berbeza..kalau nak diberikan muatan yang lebih, pasti akan membebankan. simple analogy & rasanye smua yg datang td bole faham ...then naqib tanye padaku, bawa ketekan, jam ye tadi aisyah?'...'ermmmmm...bukan ari ni je...sem ni memang jam kot' rasa macam poyo je jawap soklan tu, tp takpe sebabnya kitaorang memang open je..tapi memang betul pun sebabnye rasa sem ni kelam kabut sangat sampai tak dapat nak handle usrah macam sesi lepas, macam down je..sesi lepas, at least setiap minggu akan diusahakan juga ada pertemuan ngan adik2 usrah yg lain walau sibuk macam mane pun..but this time terasa enjin masih sejuk walaupun da tengah semester..dlm komuniti di fakulti, tak mudah jadi senior ni.. banyak bende kene pk.. then td ade juga yg bertanya klu kita nak bawa muatan yg kita suke takpelakan tapi pada jalan yang sama... so jawab naqib, itu tkde masalah cuma pastikan pada kuantiti yang sepatutnya...maximize kan space yang ada...me, understood ..apepun have to find internal energy  ---> self mastering...tp ape yang penting, ari ni nyer pengisian lebih kepada paradigma & hati..proses melihat bukan dengan pancaindera (mata) tapi dengan hati... byk contoh yg diberi & alhamdulillah lebih membuka permasalahan2 yang ada & masih banyak yang perlu dibaiki & setuju ngan ape yg naqib sebutkan..some of the content sama ngan ape yang baru2 ni dapat masa kelas tadabbur quran...we are not just hamba Allah but khalifah..ade tugas utk serving others & that is the true value & meaning of our life...so kene jadikan penglibatan diri dalam perjuangan islam sebagai tujuan hidup --> krn Allah.. bukan lah hanya jadikan ia sekadar keperluan hidup..yakin dengan perjuangan ni sebab banyak dalil yang bole dijadikan rujukan. its not easy to mobilize org sekeliling kita sebabnya diri sendiri pun susah but we have to improve & work towards it, inshaAllah..remember these verse; al raad:13:11 & al anfaal:8:53

then after usrah, tanye kat sorang junior ni tentang jadual utk program esok & lusa sebab bg email kat iis utk tau detail program tapi tak dapat reply seperti yang diharapkan; tunggu hari program baru bole tahu schedule die:( so jawab adik ni, as usual..start 830 sampai 530 macam tu...& what a surprise die bagitahu tentang fees..she will pay for me..dengan takdir Allah ade sorang kawan lg yg da bayar utk program ni tapi tak dapat hadir jadinya adik ni gantikan tempatnya..alhamdulillah rezeki dr Allah melalui sorang sahabat. actually its quite expensive, as usual utk fcr intensive yurannye rm 100 & asalnya memang minta tolong adik ni uruskan dulu pasal pendaftaran isnin aritu selepas beberapa ari pk nak join atau tak fcr 3 ni...last decision utk join fcr 3 ni lepas dapat pengisian masa kelas tadabbur, sebelum tu berbelah bahagi sangat...nak join tapi ada perkara lain yang perlu dipertimbangkan...ntahla tak tau nk cakap macam mane perasaan masa tu..alhamdulillah syukur sangat & terharu pun ada kot...tp macam tak percaya pun ada jg...subhanallah..apepun smuanya rezeki drNya jua & hanya Allah Ta'ala yg dpt membalas segala jasa baik sahabat/adik ni & semoga Allah memberi balasan yang baik buatnya ....ameen Ya Rabb

lepas usrah rushing juga sebab nk ke matta fair di pwtc..nak survey tiket untuk conference tp sebelum tu sempat g breakfast ngan dua orang junior yg lain & sekali lagi rezeki atas rezeki:) asalnya nak blanja diorang tp pakcik kantin tu kire murah sangat2 utk smua2 bende yang kitaorang amik tu:)..3 ringgit utk 2 cawan milo ais, secawan neslo ais & 2 pinggan makanan (syer mkn 3 orang). sebelum bertolak ke pwtc sempat berYM ngan akak di lab sebelah..tanya pasal kad library kalau2 masih ade kosong sebab nk pinjam buku control kat library..kad matrikku tak diaktifkan lagi..ermm..da penuh katanya..da sampai 6 buku die pinjam..but alhamdulillah sebab akak ni ade beberapa buah buku rujukan utk control...sekali lagi terasa urusan dipermudahkan setelah 2 hari cari maklumat di internet about this topic tapi tak puas nak baca..jadinya singgah lab akak ni dulu utk amik buku sebelum bertolak ke pwtc..g sana ngan lina & target masa sejam je. sampai sana dlm 1130 & tak sangka crowded sangat mengalahkan pesta buku, patutla susah nak cari parking..wonder why..orang tak keje ke ari ni..pk juga sabtu ahad mesti lagi ramai...& tak sangka juga besar rupanya matta fair ni..first experiance. pusing2 tengok dari satu booth ke satu booth cari destinasi yang nak dituju tapi susah pula sebab tak banyak yang tawarkan/uruskan perjalanan ke sana..da jumpe satu booth so beraturla ngan lina tp utk ke sampai ke kaunter booth tu pun da amik masa lbh dr dua puluh minit...tapi tak semua booth yang dituju tu menepati ape yg diingini...pencarian diteruskan & tengah2 cari sempat tanya pd lina tentang duit tabung haji tp die tak tau..so tringat utk tanye sorang sahabat ni & alhamdulillah ada skit keyakinan utk teruskan niat gune duit tabung haji je dulu buat masa ni...pusing punya pusing, kul 1 baru dapat satu info yang dicari under TH travel & klu nak book diorang bole deduct terus dr akaun tabung haji 50% dr harga tiket...tapi tak terus tempah sebab tak dapat nak kol tanye pendapat baba dulu, time org solat jummat..jadinya KIV..& isnin ni masih bole kol kata akak tu...then lina ajak tengok another level...pakej pelancongan dalam negara...then turun satu level lagi & pusing2 lagi...terasa penat sangat tapi hati terasa nak singgah satu booth lagi & di sini kesabaran diuji lagi..beratur lebih setengah jam...padahal orang di hadapan ku hanya sorang je..line lain da bertukar2 orang 2-3 kali...rasa cam nak balik je masa tu tapi bila pk2 da setengah jam beratur takkan nak balik macam tu je...ermm...so tunggu punya tunggu kul 2 baru dapat berurusan..alhamdulillah tiket dr travel ni lebih murah 3 ratus dr yg TH travel tawarkan & time tu juga byk plak incoming call.. first dr seorang sahabat, so sempat jawab padanya, nnti akan kol balik sebab tengah ada urusan..then baba plak kol & diskus skit pasal tiket tu & tak lama lepas tu supervisor plak kol..mesti tension orang kaunter tu:) last2 dengan perbincangan yg ringkas ngan baba & supervisor...decide utk book tiket dulu..memang banyak bnde kene pk lagi tp sebab tak sanggup nak datang lagi sekali kalau betul2 jadi pegi...Ya Allah..tak taula ape yang kubuat tu betul atau akan membazir di kemudian hari...cume ape yang bole kata kat baba & lecturer masih ade masa 2 hari lg utk decide balik apepun....kene mohon petunjuk dr Allah utk buat keputusan ni supaya lebih tenang sebabnye tak pasti ngan ape yang akan berlaku 2-3 minggu dr sekarang tentang permohonan yang bakal dibuat...wallahu'alam..hanya Dia Yang Mengetahui segala yang ghaib dan ape yang bakal terjadi di kemudian hari...diri ini terlalu lemah...seakan tersepit dengan 2 situasi..

stop sat..ada urusan...balik rumah nanti sambung citer lagi..inshaAllah...

.....

selesai urusan, 230 drive balik kampus & kul 3 lebih baru sampai & terus lunch ngan lina..sian lina sebabbnye die ada lab yang perlu dijaga..memang rushing & tak sangka target ke sana hanya utk 1 jam jadi 3 jam..& sian pd sorang junior aka sahabat, janji yg dibuat kul 230 terpaksa ditangguhkan lepas maghrib. then masa duk kat surau sementara tunggu asar, sempat bincang skit pasal usrah ngan sorang akak & adila..& time tu juga dapat mesej dr mira  bertanyakan kalau2 diri ini ade baju kaler maroon atau tak. maklumla atik kan nak wat kaler maroon nnti utk wedding ceremony die..kelakar baca sms dari adikku yg sorang ni:) hanya membalas, 'da ade, kain yang mama beli corak bunga2 kecil yg cantik tu:) & kalau nak baju yang dari kain kosong pun da ade..actually baju2 ni yg 3-4 tahun lepas punye..baju maroon kain kosong, pakai masa konvo dulu..tapi semuanya masih elok lagi..baru2 ni pun ada kawan tanyekan pasal baju raya..macam tahun lepas, tahun ni tak sempat nak pk sangat pasal baju rayapun..ermm...ape yang aku pk sebenarnya thn ni ye..rasa macam takde perasaan macam orang lain kot..ntahla, wallahu'alam.. lagipun kadang2 & sebelum2 ni mama da siapkan semuanya & lebih senang kalau mama yang pilihkan, corak sikit & just nice..tp ada la juga yg ceria2 kaler & coraknye sebab bagi mama, orang muda kenela pakai macam orang muda..kalau beli sendiri plak, mesti akan amik kain kosong je & mama plak akan geleng kepala tengok citarasa anak die yg sorang ni:) penah sekali ikut baba & mama beli kain baju melayu utk abg2 & adik, last2 dpt sepasang utkku jg..tp buat baju kurungla:)

lepas asar berkejar plak ke pos office tapi tak sempat sebab pintu grillnya da tutup separuh:( balik ke fak uruskan beberapa perkara & malam seperti yang dijanjikan, tunggu adik ni datang dulu baru balik ke rumah..cumenya discussion start after isyak..discuss pasal final year tesis, menarik juga tengok projek die...ade kete control tapi cam biasala bila nak kene implement software pada hardware part tu yang susah skit & tak sangka juga student mekanik ade involve skit2 ape yang budak2 elektrik belajar...matlab, pid control, i/o board antara bende yang sahabat ni tanya tadi... dan 2 software yg disebutkan lagi diri ini tak familiar tp rasa macam penah dengar dari student cadcam ..menarik..dan kat sini nampakla, sikit sangat ape yangku belajar selama ni..dalam bidang kejuruteraan sendiri pun da nampak terlalu luas ilmunya...sesungguhnya Allah itu Maha Bijaksana... diskus sampai 940 mcm tu & sebelum balik sekali lagi gi makan ngan lina & nasib baik da cakap kat asib suruh makan kat luar je lepas die balik keje sebab akan balik lewat, tak dapat nak masak utk makan malam. balik rumah kol junior yang kol masa kat pwtc td..nasib baik die tak tido lagi sbb da kate akan kol balik bila sampai rumah :) alhamdulillah sememangnya ari ni terlalu berharga buat diri ku walau agak kelam kabut & kepenatan...Allah know the best
 


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 12:32 am by ~iman @ aisyah~
comment  


Wednesday, September 14, 2005
pengajaran dari beberapa kisah

Bismillah...

Alhamdulillah segala puji hanya bg Allah Yang Maha Esa, Maha Agung dan sesungguhnya Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...

alhamdulillah ahad lepas ada kelas akidah setelah sebulan rasanya takde kelas disebabkan beberapa perkara yg tak dapat dielakkan..ermm, minggu lepas ade ke rumah ustaz sebab nak pinjam buku utk buat skit rujukan..nak beli masih belum berkelapangan lagi..alhamdulillah ustaz tawarkan utk pinjam buku die sebab asalnya nak pinjam dari sorang junior dr API, tp tak berkesampaian..jadi seperti yang dijanjikan, after kelas tadabbur amik buku tu dari isteri ustaz sebab ustaz outstation..& alhamdulillah isteri ustaz siap bagi buah tangan lagi for me & maria masa nak balik tu..rezeki:)

disebabkan kelas akidah yang tegendala sementara waktu, teringat beberapa minggu lps, sorang kawan yg buat master & jg RA, yang baru pertama kali join kelas bertanya kan diri ini masa terserempak di depan lab..'minggu ni ada kelas tak? nanti kene tunjukkan jalan lagi, da tak ingat'...'takde lagi'... 'alaaa...tengah bersemangat ni, kelas takde pulak'...'takpe2..insahAllah klu ada nanti saya bg tau akak:)'...lawak bila ingat balik sebabnye ditakdirkan lepas akak tu attend kelas buat pertama kalinya ngan adik die, lepas2 tula kelas akidah terstop utk beberapa minggu.. 2-3 org kawan yg lain pun asik tanya soklan yg sama, mesti sebab masing2 da rindu ngan kelas akidah ni:) ermm..apepun, kita hanya mampu merancang..namun Allah jua yg menentukan segalanya 
   
ermm..macam terpanjang plak intro nye...sebenarnya kat sini just nak kongsi beberapa kisah sebagai peringatan ie motivasi yg antaranya dari kelas akidah...


1. kisah zikir yang baru dapat dari kelas akidah ahad lepas...a part of hadith bawah tajuk sifat para sahabat di zaman Rasulullah saw yang sentiasa rujuk pada Baginda untuk sesuatu perkara

Terdapat banyak riwayat daripada Abu HUrairah bahwa golongan fakir (ahlu Thufah) al-Muhajirin telah datang bertemu Rasulullah saw dan berkata:
"Orang-orang yang mempunyai harta telah mengambil banyak ganjaran dan kemuliaan." Baginda bertanya, "Bagaimana?" Mereka menjawab, "Mereka bersolat seperti kami, berpuasa seperti kami, tetapi mereka bersedekah dan kami tidak bersedekah, mereka membebaskan hamba dan kami tidak." Baginda berkata, "Hendakkah kamu sekiranya aku ajarkan satu perkara yang dapat kamu kejar mereka yang mendahului kamu dalam ganjaran? Jika kamu melakukannya, tiada siapapun akan melebihi kamu kecuali mereka yang berbuat seperti kamu." Jawab mereka, "Sudah tentu wahai Rasulullah", Baginda berkata, "Perkara itu ialah kamu bertasbih, bertakbir dan bertahmid sebanyak 33 kali selepas habis setiap solat." Tidak beberapa lama selepas itu, mereka kembali berjumpa Rasulullah saw dan berkata, "Saudara-saudara kami yang berharta telah mendapat tahu tentang amalan kami lalu mereka beramal dengannya." Baginda berkata, "Itulah kelebihan Allah yang diberikan kepada sesiapa yang diingininya." 

(Sahih Muslim) 


~~~~~~~~~~~~~~~

2. kisah dari email (5/9/05) yg diberi oleh sorang junior yang memang rapat dengan diri ini..jazakallahu khairan for this email

Asslaamualaikum...

Smlm saya gi jumpa ustaz saya di Subang Permai.. dekat dgn Kg. Melayu Subang. Ada forum sempena isra' mikraj. Ada satu cerita dari tuan guru saya, yang buatkan saya teringat sampai sekarang. Nasihat buat diri saya.

Kisah benar yang berlaku di negara sebelah Afrika.
Kisah sebuah keluarga. Satu hari anaknya, setelah penat menelaah pelajaran lalu berqiamulail. Lalu setelah selesai si anak ni tidur. Sampai waktu subbuh, ibunya kejutkan si anak tadi supaya bangun solat Subuh berjemaah.

Lalu kata Si anak tadi:
Ibu, saya letih. Tak larat nak bangun..nanti besok di kelas, risau saya akan mengantuk. Saya nak berehat.

Lalu kata si ibu:
Nak... di dunia tiada tempat untuk berehat. Berehatlah sepuasnya bila tiba di akhirat nanti.


wassalam...


~~~~~~~~~~~~~~~~

3. sikit kisah dari kelas tadabbur, nak kongsi banyak, tp belum berkesempatan lagi..so skit dari kelas beberapa bulan yg lepas, surah al muthaffifin..dan 2 minggu kelas yg baru2 ni tadabbur utk surah al muddatsir, da sampai ayat 31 

utk kelas ahad yg baru ni, seperti yg kita maklum, antara inti surah al muddatsir adalah berkenaan perintah untuk berdakwah & mengagungkan Allah dalam apa jua perkara yg dilakukan.. so ustaz ade mentioned, satu konsep yg sepatutnye jadikan amalan...di mana2 tempat & ape jua yang diperkatakan..haruslah bicara berkisar ilmu, iman, islam, umat.. kalau minum2 di kedai2 kopi (restoren2) seharusnya...adalah untuk menyampaikan islam...kerana bukan hanya di masjid je baru nak cakap tentang islam...tapi seharusnya di mana2 saja, jadikan bicara ini yang utama..tambah ustaz lagi dengan skit2 loghat indonesia....'dalam kelas ni belajar tadabbur quran..nanti lepas kelas ni pegi minum2 dah bicara perkara lain..knp harus begitu??' ..dengarla makcik2 kat belakang semua gelak..diri ini turut tertawakan ape yg ustaz sebut sebabnye bila pk2..ade betulnya ape yg ustaz kata tu..itula manusia..slalu saja leka..tapi utk kelas 2 minggu ni paling byk ustaz tekankan adalah niat...'dan Tuhanmu agungkanlah' [74:3] ..kerana niatlah yg menentukan setiap amalan kita dikira sah atau tak di sisi Allah Ta'ala. contoh yg ustaz bg,
..'knp kamu kawin ngan die'..'sebab cantik'..da salah niat..sedangkan kawin tu adalah perintah Allah 
..'nak pakai baju yang mana satu, yang ni ke atau satu lagi ni'..'ambil yang ni la, sebab cantik'...da salah niat jugala kat situ..apa saja yang kita buat adalah kerana ia perintah Allah --> kerana Allah..memang tak mudah nak betulkan niat ni ..mudah utk berkata2, tapi realitinya hanya Allah yang tahu hati setiap hamba2Nya 

then, kalau nak menilai sesuatu tu biarlah dari hati (iman yg ada di hati --> krn Allah)  bukan dari nafsu kerana amik pengajaran dari kisah al walid bin mughirah [74:11-31]..'jangan engkau gelisah dengan apa yang engkau tak dapat, dan jangan engkau gembira dengan apa yang engkau dapat'...juga perlu ingat bahwasanya Allah punya hak untuk memberi dan menarik nikmat yang telah Dia berikan kpd hamba2Nya..jadi perlu bersyukur dalam apa jua keadaan..jangan sampai nikmat yang kita dapat tu menyebabkan kita bertambah berdosa (istidraj). lagi, banyak kali jg ustaz ulang hadith Rasulullah saw 'sampaikanlah dariku walau satu ayat'..jangan tunggu diri nak lengkap means cukup ilmu baru nak sampaikan krn sampai mati kita takkan sempurna (cukup ilmu)..  

then bila ustaz sebut pasal duduk2 di restoren atau kedai2 kopi teringat plak masa tadabbur surah al muthaffifin dulu, di dunia ni..manusia suka duk lepak2...cth, kedai kopi..shopping complex...ect...duk sambil minum2...sembang2 kosong...sedangkan bukan itu yang sepatutnya kita buat di dunia ni..sebab waktu tu adalah masa di akhirat nanti...utk orang yang beriman, waktu sekarang adalah utk bekerja (beribadah baik yang umum ataupun yg khusus)...tiada waktu duk saja2 means lepak2 ..sembang2 kosong.. waktunya akan tiba masa di akhirat nanti...orang2 yang beriman nantinya akan duduk goyang2 kaki means relax, tak buat ape2..siap bole pandang2 orang lain lagi, ganjaran dari usaha mereka di dunia...this one refer to ayat "Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman mentertawakan orang-orang kafir, mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang." [83:34-35] 



mudahan apa yang sedikit ni dapat diserap sebagai motivasi diri dlm pertingkatkan konsep/gaya hidup untuk memperbaiki diri ke arah yg lebih baik, inshaAllah..hidayah sentiasa perlu dicari....biar sikit asal dapat istoqamah krn nak istiqamah ni yang susah sebenarnya...wallahu'alam



...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 12:30 am by ~iman @ aisyah~
comment  


Saturday, September 10, 2005
Knowledge of Unseen

Bismillah..


 [6. Surah Al-An'am : Ayah 69]

"And with Him are the keys of the unseen treasures-- none knows them but He; and He knows what is in the land and the sea, and there falls not a leaf but He knows it, nor a grain in the darkness of the earth, nor anything green nor dry but (it is all) in a clear book."


 [6. Surah Al-An'am : Ayah 50]

"Say: I do not say to you, I have with me the treasures of Allah, nor do I know the unseen, nor do I say to you that I am an angel; I do not follow aught save that which is revealed to me. Say: Are the blind and the seeing one alike? Do you not then reflect?"


 [7. Surah Al-A'raf : Ayah 188]

"Say: I do not control any benefit or harm for my own soul except as Allah please; and had I known the unseen I would have had much of good and no evil would have touched me; I am nothing but a Warner and the giver of good news to a people who believe."


 [72. Surah Al-Jinn : Ayah 26-28]

"Say: I do not know whether that with which you are threatened be nigh or whether my Lord will appoint for it a term: The Knower of the unseen! so He does not reveal His secrets to any, Except to him whom He chooses as an apostle; for surely He makes a guard to march before him and after him."


[31. Surah Luqman : Ayah 34]

"Surely Allah is He with Whom is the knowledge of the hour, and He sends down the rain and He knows what is in the wombs; and no one knows what he shall earn on tomorrow; and no one knows in what land he shall die; surely Allah is Knowing, Aware."



 [Sahih Al-Bukhari: Volume 2, Book 17, Number 149]

Narrated Ibn 'Umar (Radi Allah Anhu): Allah's Apostle (sal-allahu-alleihi-wasallam) said, "Keys of the unseen knowledge are five which nobody knows but Allah.... nobody knows what will happen tomorrow; nobody knows what is in the womb; nobody knows what he will gain tomorrow; nobody knows at what place he will die; and nobody knows when it will rain."



~ alquranic@yahoogroups ~


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 12:31 pm by ~iman @ aisyah~
comment  


Sunday, September 04, 2005
Mengapa menutup aurat?

Bismillah..

hanya sekadar ingin berkongsi email yg diforwardkan oleh my junior...quite intresting..moga ada manfaat & mohon maaf sekiranya ada ayat2 yg kurang sopan, tp itulah realitinya...tk edit, just copy & paste utk menjaga keaslian artikel yg asal...


 

Dr Danial. Wanita Islam perlu menutup aurat. Saya tidak faham apa kelebihannya. Tetapi pernahkah orang bukan Islam memberi komen positif tentang cara pemakaian ini? Terima kasih doktor.

Dari Jeffrey

 

Terima kasih Jeff. Wanita Islam memakai tudung dan menutup aurat hanyalah ketika berdepan dengan lelaki yang harus berkahwin dengan mereka. Ia bukanlah kerana wanita ini hina, rendah, primitif, terkongkong, perangsang nafsu dan seumpamanya. Sebaliknya ia disebabkan oleh perintah Allah. Dalam era yang sudah terbabas ukurannya, sehinggakan setiap penjuru tubuh wanita pun mahu diukurnya, dan penilaian terhadap wanita diberikan berdasarkan ukuran itu, perintah Allah ini mendatangkan kemuliaan kepada kaum wanita.

Sebenarnya, beberapa golongan di Barat mula mengagumi ajaran Islam berhubung dengan wanitanya. Saya nukilkan di sini apa yang telah saya tulis dalam buku saya Empayar Minda Muslim terbitan PTS Publication......

"R. Stevenson telah menulis di dalam Toronto Star bertarikh 23 Januari, 2002 berhubung dengan etika pemakaian wanita Islam. Beliau berkata: 'Ketika saya dan rakan-rakan sedang makan malam di sebuah restoran, kami duduk bersebelahan dengan tiga orang wanita muda. Tiba-tiba masuklah dua orang wanita Islam dengan pakaian yang agak konservatif dan duduk bersebelahan dengan mereka. Kami dapat mendengar ketiga-tiga wanita tadi berbisik-bisik sesama sendiri berhubung kedua-dua wanita Islam itu: ‘Mengapa mereka berpakaian seperti itu...? Saya bersimpati dengan mereka......!’ Ketiga-tiga wanita (Barat) itu akhirnya membayar bil dan terus beredar. Mereka memakai seluar yang ketat, skirt yang singkat, kasut bertumit tinggi, gincu yang tebal dan bahagian dada mereka didedahkan secara yang mengghairahkan. Kami alihkan pandangan kami kepada kedua-dua wanita Islam tadi. Tudung mereka yang hitam menzahirkan peribadi mereka yang bersopan santun. Gaya mereka nampak asli. Pakaian mereka, walaupun konservatif, menampakkan sifat kewanitaan yang indah. Berpakaian secara sopan menakutkan wanita Barat. Kenapa? Adakah kerana mereka tidak mahu kehilangan hak untuk menunjuk-nunjuk......? Selepas kami berbincang tentang isu ini, kami dapati, wanita-wanita Islam berjaya membebaskan diri mereka dari perangkap fesyen tanpa perlu menunjuk-nunjuk, bersaing, berbelanja lebih dan berdiet untuk menarik perhatian kaum lelaki atau wanita. Kami dapati kedua-dua wanita Islam itu lebih menarik jika dibandingkan dengan ketiga-tiga wanita Barat tadi. Penonjolan seks di dalam masyarakat kita sudah menjadi suatu budaya arus perdana sehingga kita menganggap adab dan sopan santun suatu kemunduran. Dalam konteks jangka panjang, apabila kaum lelaki melihat secara lebih jauh, mengatasi seluar ketat dan tumit tinggi, mereka akan mendapati bukan keyakinan diri sebaliknya perasaan terdesak untuk mendapat perhatian (yang menyebabkan wanita-wanita Barat begitu ghairah dengan fesyen). Wanita yang mementingkan adab dan kesopanan tidak akan terperangkap dengan suasana yang memperdayakan ini. Mereka berbangga dengan apa yang mereka miliki.... Ingatlah ini apabila anda bersimpati dengan wanita-wanita Islam'." (Dari Empayar Minda Muslim oleh Dr Danial bin Zainal Abidin)

Amatilah artikel ini dengan mendalam, Jeff, kerana ia ditulis oleh seorang wartawan Barat yang mula insaf. Semoga bermanfaat.

 

Dari Laman Web    http://formulacemerlang.com


 



...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 04:22 pm by ~iman @ aisyah~
comment  


Next Page
-->