<BODY onLoad="trail()"></noscript><center><script language='JavaScript' type='text/javascript' src='http://ads.blogdrive.com/adx.js'></script> <script language='JavaScript' type='text/javascript'> <!-- if (!document.phpAds_used) document.phpAds_used = ','; phpAds_random = new String (Math.random()); phpAds_random = phpAds_random.substring(2,11); document.write ("<" + "script language='JavaScript' type='text/javascript' src='"); document.write ("http://ads.blogdrive.com/adjs.php?n=" + phpAds_random); document.write ("&amp;what=zone:5"); document.write ("&amp;exclude=" + document.phpAds_used); if (document.referrer) document.write ("&amp;referer=" + escape(document.referrer)); document.write ("'><" + "/script>"); //--> </script><noscript><a href='http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a42e1b2b' target='_blank' rel=nofollow><img src='http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:5&amp;n=a42e1b2b' border='0' alt=''></a></noscript> <br><script type="text/javascript"><!-- google_ad_client = "pub-2589431880394796"; google_alternate_ad_url = "http://ads.blogdrive.com/static/blank.html"; google_ad_width = 728; google_ad_height = 15; google_ad_format = "728x15_0ads_al"; google_ad_channel ="6215721543"; google_color_border = "000000"; google_color_bg = "000000"; google_color_link = "8693F6"; google_color_url = "8693F6"; google_color_text = "8693F6"; //--></script> <script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"> </script> <noscript><a href="http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a6b05a3e" target="_blank"><img src="http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:3&amp;n=a6b05a3e" border="0" alt=""></a></noscript></center>.




...~ "Be in this world as though you were a stranger or a traveler/wayfarer."
"When evening comes, do not expect (to live till) morning, and when morning comes, do not expect (to live till) evening.
Take from your health (a preparation) for your illness, and from your life for your death."
[Sahih Bukhari] ~...







diri ini...

hanyalah seorang pengembara di bumi Allah...
tiada apa yang menjadi milikku melainkan segalanya pinjaman dariMu...
dariMu aku datang, kepadaMu jua aku akan kembali...
sesungguhnya aku inginkan keredhaan dariMu dalam setiap apa yang aku lakukan & setiap apa yang bakal aku tempuhi, hanya padaMu aku berserah...
moga akan diberikan ketabahan & kekuatan iman serta sentiasa di dalam pimpinanMu dalam menempuh liku-liku kehidupan di dunia yang fana & yang penuh onak ini sebelum menuju ke alam yang abadi...ameen


~~~~~~~~~~~~~~~~~~


:: @isyah hartini jahidin ::
B.Eng. Telecommunication Engineering
MEngSc Electrical Engineering (research field: Electromagnetic-Magnetic Materials and Sensor)
Lecturer, Biomedical Electronic Engineering Program,
School of Mechatronic Engineering
Cöól lînk : --> islamiclearningcentre.com




~~~~~~~~~~~~~~~~

In the Name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful.
All praises and thanks are Allah's, the Lord(Rabb) of the 'Alamin (mankind, jinn and all that exists).
The Most Graciuos, the Most Merciful.
The Only Owner (and the Only Ruling Judge) of the Day of Recompense (i.e the Day of Resurrection).
You (Alone) we worship, and You (Alone) we ask for help (for each and everything).
Guide us to the Straight Way.
The way of those on whom You have bestowed Your Grace, not (the way) of those who earned Your Anger, nor of those who went astray.


al-Fatihah 1-7

~~~~~~~~~~~~~~~~


Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw bersabda yg bermaksud,
"Barangsiapa memperbanyakkan istighfar,
Allah jadikan baginya kesukaan
dari tiap-tiap kesusahan
dan Allah jadikan baginya jalan keluar
dari tiap-tiap kesempitan
dan Dia rezekikan kepadanya
dari jurusan yang dia tidak sangka-sangka."

- Abu Daud -

~~~~~~~~~~~~~~





~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Rasulullah saw bersabda yg bermaksud,

"Tidak seorangpun muslim yang berdoa dgn sesuatu doa yang tidak berunsur dosa mahupun memutuskan silaturrahim, kecuali Allah akan memberinya satu dari tiga perkara; samada doanya diperkenankan terus, atau disimpan untuknya pada hari akhirat, atau dijauhkan darinya keburukan yang setanding dengannya. Telah berkata para sahabat: Jikalau begitu, kami akan memperbanyakkan doa. Baginda menjawab: Allah lebih banyak pemberiannya."

-Riwayat Ahmad-

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Ya Allah, dengan pengetahuan Engkau terhadap perkara yang ghaib dan kekuasaan Engkau ke atas makhluk, hidupkanlah aku sekiranya Engkau mengetahui hidup itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku sekiranya Engkau mengetahui mati itu lebih baik bagiku.
Ya Allah, aku memohon daripadaMu sifat takutkan Engkau sama ada dalam keadaan sembunyi atau nyata.
Aku memohon kata-kata yang benar ketika redha dan semasa marah, aku memohon kepadaMu kesederhanaan semasa susah atau senang, aku memohon kepadaMu nikmat yang tidak berkurangan, aku memohon kepadaMu zuriat yang sejuk dipandang mata dan tidak akan putus, aku memohon kepadaMu keredhaan selepas ditakdirkan (terjadi sesuatu), aku memohon kepadaMu kehidupan yang baik selepas mati, aku memohon kepadaMu kelazatan melihat wajahMu, kerinduan untuk bertemu denganMu tanpa kesusahan yang memudharatkan dan fitnah yang menyesatkan.
Ya Allah, hiasilah kami dengan perhiasan iman dan jadikanlah kami petunjuk kepada orang yang mendapat petunjuk....ameen

-Sahih an Nasai-

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibubapaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau redhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri

(al-Ahqaaf 46:15)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

"This day I have perfected your religion for you, completed My Favour upon you, and have chosen for you Islam as your religion"
(Al-Maidah 5:3)


   


~:: blÕg äR©HîvÈ ::~

<< October 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

::since 6th june 2004::










:: Archive 2004 ::

:�: 1-15 jun
:�: 15-30 jun
:�: 1-15 julai
:�: 15-30 julai
:�: 1-14 ogos
:�: 15-29 ogos
:�: 1-14 sept
:�: 15-28 sept
:�: 1-14 okt
:�: 15-28 okt
:�: nov
:�: dis

:: 2005 ::

:�: 1-16 jan
:�: 17-31 jan
:�: 1-15 feb
:�: 16-28 feb
:�: mac




:: wakt� s�lat ::







~:: previous topic ::~


Doa

@ Kewajipan berdoa
@ Kewajipan berdoa-2
@ Kewajipan berdoa-3
@ Doa Rasulullah
@ Doa

Istiqamah

@ Istiqomah: Berpegang teguh kpd Al-Quran & Al-Sunnah secara berterusan
@ sambungan...istiqomah
@ sambungan akhir...istiqamah

qada� & qadar

@ Keimanan Terhadap al-Qadar (ketentuan) Allah
@ Peringkat Beriman dengan al-Qadar
@ Dalil bagi Peringkat Pertama-Beriman dengan Ilmu
@ Dalil peringkat kedua � beriman dengan penulisan ketentuan-ketentuan
@ 5 Ketentuan yang Terkandung dalam Peringkat Kedua & dalil ketentuan azali
@ Dalil bagi Ketentuan Seumur Hidup pada Hari Pengambilan �Perjanjian�
@ Dalil Ketentuan Seumur Hidup pada Permulaan Ciptaan Janin
@ Dalil Ketentuan Tahunan pada Malam al-Qadar dan Ketentuan Harian
@ Susulan Bagi Perlaksanaan Ketentuan yang Dituliskan ke Atas Hamba Samada Celaka atau Sejahtera
@ Kehendak Allah
@ Dalil Peringkat Ketiga: Beriman dgn Kehendak Allah
@ Dalil Peringkat Keempat iaitu Peringkat Penciptaan dalam Keimanan dengan al-Qadr
@ Maksud Sabda Rasulullah Berkenaan Kebaikan dan Keburukan
@ Adakah Hamba Mempunyai Kuasa dan Keinginan ke Atas Perbuatan Mereka Sendiri
@ Masih Lagi Persoalan Berkaitan Al-Qadr
@ Apakah kedudukan beriman dengan al-Qadr dalam agama?


Nabi Muhammad saw

@ Tujuan Pengkajian Sirah Nabi Muhammad saw
@ Penutup Segala Nabi
@ Khutbah Pertama Rasulullah saw
@ Khutbah Pertama Rasulullah saw -siri 2
@ Kewafatan Rasulullah saw - Musibah terbesar
@ Kewafatan Rasulullah saw - Musibah terbesar: part 2
@ Petanda-petanda Dekatnya Kewafatan Nabi saw
@ Kiasan Tentang Dekatnya wafat Rasulullah saw

Pendakwah-sifat2 keimanan yg perlu dijaga

@ Pendakwah - Sifat-sifat Keimanan Yang Perlu Dijaga
@ 1. Al-Ta�ibun
@ 2. Al-'Abidun
@ 3. Al-Hamidun
@ 4. Al-Saihun (Ciri Pengembara)
@ 5. Al-Raki'un dan Al-Sajidun
@ 6. Al-Amiru bil-Ma'ruf wa Nahuna anil-Munkar
(Mengajak kepada kebaikan mencegah dari kemungkaran)

@ 7. Wal Hafizuna Lihududillah (Orang-orang yang Memelihara Hukum-hukum Allah)

Tazkirah

@ Sumber Kekuatan ialah BERIMAN KEPADA ALLAH
@ Hidup di Dunia Penuh Dengan Ujian
@ Tazkirah utk diri
@ Motivasi diri +lirik rimbun keampunan
@ tazkeerah untuk diri
@ Motivasi Diri
@ Kepentingan Zikir
@ Mengutamakan Akhirat Berbanding Dunia
@ tazkirah- cari redha Allah..lakukan segalanya dgn ikhlas

@ AL MU�MINUUN (Orang-orang Yang Beriman)
@ Tazkirah...firman Allah
@ Tazkirah...kematian
@ :: Kuatkan semangat ::
@ keimanan kepada Allah


Lain2 artikel - English & BM

@ There Is No Compulsion In Religion
@ Finding Fulfillment in Islam
@ Test of Eeman
@ Women are like apples
@ Quality Time
@ Age of the Universe
@ Syarat Utama Bagi Orang Yang Masuk Islam
@ Abdullah ibnu Abbas
@ Prayers are Offered to Allah Alone
@ Lailatul Qadar
@ The Last Ten Days of Ramadan
@ Jangan Beralasan Anda Jahil Terhadap Suara Hati Anda
@ Mohon Petunjuk dari Allah Melalui Istikharah
@ ISLAM is your BIRTHRIGHT
@ kelkatu


Berkenaan Akhirat:

@ dalil beriman dengan kematian
@ Berapakah bahagian maksiat/dosa
@ Perkara yang menghapuskan semua dosa kecil & besar
@ Bilakah taubat berakhir
@ Hukum orang yang mati dari kalangan ahli tauhid dlm keadaan terus-menerus melakukan dosa besar
@ 3 kumpulan pembuat dosa besar
@ Apakah hudud merupakan penghapus dosa bagi pembuat dosa?
@ Bagaimanakah sifat al-Hasyr (penghimpunan) daripada al-Quran?
@ Bagaimanakah sifat al-Hasyr (penghimpunan) daripada al-Sunnah?
@ Bagaimanakah sifat mauqif (tempat perhentian) daripada al-Quran & al-Sunnah
@ Bagaimanakah sifat �ardh (pembentangan) dan hisab (penghitungan) daripada al-Quran & al-Sunnah
@ bentuk pembentangan lembaran2 amalan daripada al-Quran & al-Sunnah
@ Berkenaan akhirat-al Mizan (alat penimbang)
@ Berkenaan akhirat-al Sirat (jambatan)
@ Berkenaan akhirat-al Qisas (pembalasan antara makhluk)
@ Berkenaan akhirat-al Haud (perigi)
@ Kepercayaan pada Syurga dan Neraka
@ Syurga & Neraka
@ Dalil Bahawa Syurga & Neraka Wujud Sekarang Ini
@ Dalil2 bahwa syurga & neraka itu kekal & tidak hapus
@ Tiupan Sangkakala

puisi

@ rahmat Allah

@ Apa yang terpendam@ wonder why
@ bicara hati insan yang kerdil
@ kembalinya aku di sisiMu bukan dalam 1 penyesalan
@ pencarian....
@ Kasih dan janji Dia

personal...

@ buku pendidikan anak-anak dalam islam
@ pertemuan & perpisahan
@ SeLAmaT HaRi RaYa AiDIlfitRi
@ sekadar luahan di jiwa
@ diri yang kerdil
@ kehidupan ini
@ HasbunaLlaahhu wani'malwakiil
@ dunia ini hanyalah DARUL IBTILAK
@ Belaian Ibu
@ perjalanan ke madinah...& misiku yg belum selesai
@ jumpe kim kali ke-2...syukur krn diberikan nikmat islam & iman

lain2 dari kelas akidah..

@ Soal Jawab Berkenaan Aqidah
@ Apakah Erti 'Abd (hamba)
@ Apakah tanda cinta hamba kepada Allah?
@ Ihsan
@ orang asing
@ Jalan Yang Lurus
@ Bagaimana caranya untuk berjalan di atas jalan yang lurus




















Firman Allah;

"Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimatNya dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
(Al-An'aam 6:115)

----------------------------------



:: Info ::

@ quran translation (Indonesian) from King Fahd complex
@ the Noble Qur'an
@ biography of the Noble Prophet (peace be upon him)
@ fiqhussunnah
@ authentic Islamic resources and information
@ translations of the Noble Qur'an in other languages
@ quran.com
@ dengar bacaan Qur'an & du'a dari shaikh meshary
@ works of harun yahya
@ miracles Of The Quran Flash
@ tafsir ibn kathir
@ generasi terdahulu
@ bahan tarbiyah
@ educational Islamic software
@ artikel Dr. Yusuf Qardhawi
@ the Prophet's prayer described
@ sifat wudhu' in nabi (saw)
@ recite the Quran
@ alquranic.com - the best guide
@ load-islam.com
@ fortyhadith:imam nawawi
@ islam-christianity
@ IslamiCity
@ islambradford
@ eramuslim
@ hafal quran
@ al ahkam
@ islamonline
@ islamweb.net
@ palestinkini
@ jannah.org
@ al-islam.com
@ the Quran miracles encyclopedia (55a.net)
@ the ideal muslimah
@ zaharuddin.com
@ Pertubuhan Kebajikan Al-Nidaa'



:: research@engineering information ::

@ sc & eng encyclopaedia
@ WikiPedia-the free encyclopedia
@ encyclopedia Britannica
@ electronics theory-EDUCYPEDIA
@ electromagnetic basics
@ magnetic materials
@ understanding magnetism
@ theory-FEMM software
@ transformer
@ electromagnetics-stray flux
@ Electrical Machinery
@ electrical steel-non oriented
@ energy losses
@ basic motor theory
@ Hysteresis Loop



:: jalan-jalan cari buku & islamic info ::

@ saba islamic media
@ bro hafiz firdaus's site
@ Dar-us-Salam Publications


:: �lte�natif bl�g ::

@ abu zar @ adie @ akhifaizul
@ akhiharatz @ AleFsaTu @ alhuzaifah @ amiza @ faridul @ fazakkir @ hanan2jahid @ hatimudanhatiku @ ibnuhazam @ ishtishad @ jannatuladnin @ kak ana @ muhannad @ nahwanz @ nectars@ pak wie @ saiful�slam @ amfirdaus



~:: Surah Luqmaan ::~
Recitation by:
Shaikh Abdur Rahman As-Sudais & Shaikh Su'ood As-Shuraim











~ sebarang teguran yg membina ~

Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


rss feed


online hits.
Saturday, October 09, 2004
Syurga & Neraka

Bismillah

Alhamdulillah kerana masih diberikan kesempatan untuk berkongsi sedikit ilmu yang ada... sepintas lalu mengimbas sirah Rasulullah saw dalam menyampaikan dakwah untuk orang2 di Mekah kepada Islam iaitu agama yang diredhai Allah sepertimana yang tercatat dalam surah al-Maidah surah 5, ayat ke-3..iaitu semasa baginda melakukan dakwah secara sirr dengan membuat usrah di rumah Arqam..di mana ada 4 perkara yang ditekankan oleh Rasulullah ketika itu. Yang pertamanya berkenaan tauhid..iaitu mengajak manusia supaya naik saksi bahawa tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah..juga mengingatkan kepada mereka bahawa Allah pencipta sekalian alam & tujuan manusia & jin diciptakan adalah untuk beribadah kepadaNya..& juga mengingatkan bahwa Dia Yang Maha Esa..bole jugak tengok secara ringkas berkenaan ini dalam citer 'Muhammad utusan terakhir'. then yang keduanya, Rasulullah menekankan perkara akhirat..iaitu syurga & neraka..yang tujuannya untuk mengingatkan manusia kepada kehidupan yang kekal abadi selepas kematian..kerana dunia ini hanyalah sebagai tempat persinggahan sahaja. dan jika kita lihat, dalam ayat2 al Quran juga banyak disebut berkenaan akhirat, bagaimana berlakukan hari kiamat..dan adanya syurga & neraka..yang mana kepercayaan kepadanya adalah terkandung dalam rukun iman kita yang kelima. yang ketiga, tazkiyatun nafsi..iaitu proses kita membersihkan jiwa kita & juga proses mendidik nafsu. nafsu yang sememangnya tidak dapat dipisahkan dari diri kita ni merupakan faktor terbesar dalam tindak laku kita sekiranya tidak dikawal berdasarkan keimanan means dengan pengisian rohani yang mantap & penyucian dari karat2 means dosa2 yang ada. dan yang keempat adalah akhlak...di mana Rasulullah juga telah membentuk akhlak Islamiyyah di kalangan sahabat2 baginda kerana akhlak merupakan cermin peribadi seseorang mukmin.

so kat sini nak fokus untuk point no 2..iaitu berkenaan akhirat. Rasulullah telah menanamkan konsep hari akhirat ni ke dalam minda sahabat2 hinggakan kita dapat lihat semangat juang para sahabat dalam menegakkan Islam cukup mengagumkan...hingga sanggup berkorban nyawa kerana mereka sudah nampak matlamat mereka iaitu akhirat, tempat tinggal yang abadi. banyak contoh2 pengorbanan para sahabat yang boleh kita baca utk kita ambil iktibar & sebagai contoh ikutan selain daripada Rasulullah saw kekasih Allah sendiri. dan sepatutnya sekarang ni konsep ini perlu ditanamkan di dalam diri kita & juga masyarakat sekeliling agar dunia ini tidaklah menjadi buruan kerana dunia bukanlah segala2nya --> ia hanyalah tempat persinggahan bagi seorang musafir.

jadi di sini, inshaAllah sebagai satu permulaan untuk topik keimanan terhadap syurga & neraka kerana dua ini tidak dapat lari dengan hari akhirat itu sendiri...so, apakah ertinya beriman dengan syurga & neraka?
ertinya --> ialah kepercayaan yang teguh bahawa kedua-duanya wujud, telah dicipta sekarang ini & Allah menjadikannya kekal tidak akan hapus di samping kepercayaan terhadap adanya nikmat syurga & neraka.

untuk lihat dalil berkenaan beriman dengan Syurga & Neraka..-->klik sîni


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 01:20 am by ~iman @ aisyah~
comment  


Thursday, October 07, 2004
Intention for a Good or Bad Deed

In The Name of Allah



Narrated Ibn 'Abbas: The Prophet Muhammad (sal-allahu-alleihi-wasallam) narrating about His Lord I'm and said, "Allah ordered (the appointed angels over you) that the good and the bad deeds be written, and He then showed (the way) how (to write).

If somebody intends to do a good deed and he does not do it, then Allah will write for him a full good deed (in his account with Him)
; and if he intends to do a good deed and actually did it, then Allah will write for him (in his account) with Him (its reward equal) from ten to seven hundred times to many more times: and if somebody intended to do a bad deed and he does not do it, then Allah will write a full good deed (in his account) with Him, and if he intended to do it (a bad deed) and actually did it, then Allah will write one bad deed (in his account)."

(Sahih Bukhari : Vol 8, Book 76, No 498)


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 02:44 pm by ~iman @ aisyah~
comment  


Monday, October 04, 2004
Apakah kedudukan beriman dengan al-Qadr dalam agama?

Bismillah

Alhamdulillah segala puji bagi Allah...dapat jg menaip entry yg terakhir dalam persoalan al-Qadr..sebab hujung minggu baru2 ni pegi dakwah training program under macma..bersama bro daniel, bro shah, bro lim, bro yahya, bro kareem, bro kamarudin & tak lupa their wives..alhamdulillah sebab segalanya berjalan dengan lancar & satu program yg penting dlm meneruskan gerakkerja dakwah kpd non muslim..so lps attend fcr class, inilah step seterusnya yg diorang harapkan utk kitaorg apply lepas ni dari ilmu yg kitaorg dpt, inshaAllah..semoga diri ini & sahabat2 yang turut hadir untuk program tu akan dapat istiqamah & dipermudahkan segala urusan selepas ini..kerana setiap sesuatu itu pasti ada dugaannya, jadi kenalah bawa azimat sabar walau ke mana jua yang dituju & apa jua perkara yg dilakukan..satu kenangan..satu lembaran yg baru utk 12 org peserta..segalanya telah ditentukan Allah di PD beach club resort..1-3 oktober...sesungguhnya Allah adalah sebaik2 perancang.



Apakah kedudukan beriman dengan al-Qadr dalam agama?

Beriman dengan al-Qadr ialah penyempurnaan Tauhid. Begitu juga halnya dengan keimanan terhadap punca-punca yang membawa kepada qadar yang baik dan melarang daripada qadar yang buruk adalah penyempurnaan Syari’ah. Urusan agama ini tidak akan sempurna dan tidak akan kukuh kecuali bagi orang yang beriman dengan al-Qadr dan melaksanakan Syaria’ah.

Rasulullah saw telah menjelaskan tentang al-Qadr ini dan apabila Baginda ditanya oleh sahabatnya ‘Bukankah elok sekiranya kami berserah kepada ketentuan kami dan meninggalkan amalan?’ Baginda saw; menjawab ‘Beramallah kerana setiap seorang akan dipermudahkan untuk apa yang dia dicipta untuknya.’

Orang yang menolak al-Qadr kerana mengatakan ianya berlawanan dengan Syari’ah, sesungguhnya dia telah menafikan ilmu dan kuasa Allah Ta’ala. Dia juga telah menjadikan hamba berkuasa sepenuhnya dan mencipta perbuatannya. Dengan ini dia telah menetapkan bahawa di samping Allah Ta’ala terdapat satu tuhan/pencipta lain. Bahkan dia telah menetapkan bahawa semua makhluk adalah tuhan-tuhan/pencipta selain Allah Ta’ala.

Orang yang menetapkan dan menerima al-Qadr dalam bentuk menjadikannya hujah untuk menyalahi da lari dari amalan Syari’ah, menafikan kuasa dan pilihan yang telah diberikan Allah Ta’ala kepada hamba dan menjadikannya dasar kepada pertanggungjawaban, menyangkakan bahawa Allah Ta’ala telah mempertanggungjawabkan hamba-hambaNya dengan oerkara yang mereka tidak mampu ibarat menyuruh seorang buta meletakkan tanda pada mushaf, orang jenis iini sebenarnya telah menetapkan bahawa Allah Ta’ala telah berlaku zalim. Ikutan dan teladannya dalam pegangannya ini ialah iblis yang telah berkata (dalam) firman Allah Ta’ala (al-Araaf 7:16)

“Iblis menjawab ‘Kerana Engkau telah menghukum saya sesat, saya benar-benar akan menghalang mereka dari jalan Engkau yang lurus.”

Adapun orang yang benar-benar beriman, mereka beriman terhadap al-Qadr yang baik dan yang buruk serta Allah Ta’ala adalah pencipta semua perkara ini. Mereka patuh kepada perintah dan larangan Syari’ah ini. Mereka menghukum dengannya dalam diri mereka secara sembunyi dan nyata.

Hidayah dan penyesatan adalah di tangan Allah Ta’ala. Allah Ta’ala memberi hidayah kepada orang yang dikehendakiNya dengan kelebihanNya dan memberi kesesatan kepada orang yang dikehendakiNya dengan keadilanNya. Allah Ta;ala lebih mengetahui tentang tempat-tempat kelebihan dan keadilanNya. Firman Allah Ta’ala (al-Najm 53:30);

“Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalanNya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.”

Allah Ta’ala mempunyai hikmat yang tinggi dan hujah yang kuat dalam hal hidayah dan kesesatan. Mereka juga percaya bahwa pahala dan azab bergantung kepada Syari’ah dari sudut perlaksanaan dan peniggalan dan tidak bergantung kepada al-Qadr. Mereka hanya akan menggunakan al-Qadr apabila musibah melanda mereka.

Apabila mereka mendapat kebaikan, mereka berterima kasih kepada yang mengurniakannya kepada mereka dengan berkata seperti dalam firman Allah Ta’ala (al-A’raaf 7:43)

“Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada syurga ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk.”

Dan mereka tidak sekali-kali akan berkata seperti mana yang dikatakan oleh orang yang fasiq (dalam) firman Allah Ta’ala (al-Qasas 28:78)

“Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu kerana ilmu yang ada padaku.”

Apabila mereka melakukan kesalahan, mereka akan berkata seperti mana kedua ibubapa mereka telah berkata dalam firman Allah (al-A’raaf 7:23)

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, nescaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.”

Dan mereka tidak sekali-kali akan berkata seperti mana yang dikatakan oleh syaitan dalam firman Allah Ta’ala (al-Hijr 15:39)

“Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat.”

Apabila mereka ditimpa musibah mereka akan berkata seperti dalam firman Allah Ta’ala (al-Baqarah 2:156)

“Mereka mengucapkan ‘Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNyalah kami kembali’.”

Dan mereka tidak akan berkata seperti mana berkatanya orang2 kafir dalam firman Allah Ta’ala (Ali Imran 3:156)

“Dan mereka mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka berperang “Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh.”Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu, Allah menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam hati mereka. Allah menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kamu kerjakan.”



...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 11:38 pm by ~iman @ aisyah~
comment  


Tuesday, September 28, 2004
Masih Lagi Persoalan Berkaitan Al-Qadr

Bismillah (In the Name of Allah)



Apakah jawapannya kepada orang yang mengatakan “tidakkah mungkin –mengikut kuasa Allah- bahwa Allah Ta’ala menjadikan semua hamba-hambaNya beriman dan mendapat hidayah serta taat di samping Dia mencintai perkara itu, dari sudut Syara’.”?

Sudah tentu mungkin. Sesungguhnya Allah Ta’ala berkuasa melakukan perkara tersebut sepertimana dalam firman Allah Ta’ala (al-Maidah 5:48)
“Sekiranya Allah menghendaki, nescaya kamu dijadikanNya satu umat sahaja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberianNya kepadamu.”

Firman Allah Ta’la (Yuunus 10:99)
“Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya.”

Akan tetapi apa yang dilakukanNya terhadap mereka adalah berdasarkan hikmatNya dan tuntutan Rububiyah, Uluhiyah dan Asma’ dan SifatNya. Justeru, persoalan orang yang berkata “Kenapa ada di antara hambaNya orang yang taat dan orang yang membuat maksiat?” samalah dengan persoalan orang yang berkata “Kenapa ada di antara nama-nama Allah Ta’ala: al-Dar, al-Nafi’, al-Mu’ti, al-Mani’, al-khafidh, al-Rafi’, al-Mun’im, al-Muntaqim dan sebagainya?” Ini kerana perbuatan-perbuatan Allah adalah berdasarkan nama-namaNya dan merupakan kesan sifat-sifatNya. Jadi mempertikaikan perbuatan-perbuatanNya samalah dengan mempertikaikan nama-nama dan sifat-sifatNya, bahkan mempertikaikan Uluhiyah dan RububiyahNya juga.

Firman Allah Ta’ala (al-Anbiyaa’ 21:22-23);
“Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ‘arasy daripada apa yang mereka sifatkan. Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuatNya, dan merekalah yang akan ditanya.”

ayat di atas mengingatkan diri kita selaku hambaNya kerana setiap perbuatan, percakapan, lintasan hati & apa jua tindak laku kita di dunia ini akan dipersoalkan di akhirat nanti..jadi siapalah kita yang hanya makhluk yang diciptaNya hendak mempersoalkan apa yang telah Allah lakukan terhadap kita..moga kita sentiasa ada sifat rendah diri terhadap pencipta kita.

~Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Yang Maha Bijaksana & Berkuasa…yang menciptakan kita & kepadaNya kita akan kembali… Alhamdulillah kerana masih diberikan kesempatan utk berkongsi ilmu di atas..inshaAllah lepas ni persoalan terakhir berkenaan al-Qadr…iaitu kedudukan beriman dengannya dalam agama kita…satu huraian yang agak panjang. Mudahan akan diberikan kesempatan lagi untuk berkongsi ilmu tu di sini..ameen…mohon maaf atas segala kekurangan ilmu yang disampaikan…sesungguhnya yang baik dari Allah yang buruk dari diri yang serba kekurangan ini…moga kita semua akan terus diberikan taufik dariNya dengan ilmu yang bermanfaat & amalan yang diterima serta keimanan yang sentiasa dipelihara..terus berusaha mencari redhaNya & padaNya kita berserah…Allahul’aziim


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 06:55 pm by ~iman @ aisyah~
comment  


Monday, September 27, 2004
Adakah Hamba Mempunyai Kuasa dan Keinginan ke Atas Perbuatan Mereka Sendiri

Bismillah (In the Name of Allah)



Adakah hamba mempunyai kuasa dan keinginan ke atas perbuatan yang disandarkan kepada mereka?

Ya, hamba mempunyai kuasa ke atas amalan mereka. Mereka juga mempunyai keinginan dan kehendak. Amalan mereka disandarkan kepada mereka secara haqiqah (sebenar-benarnya). Berdasarkan amalan inilah mereka dipertanggungjawabkan dan diberi pahala atau azab. Allah Ta’ala tidak mempertangunggjawabkan mereka kecuali mengikut kemampuan mereka.

Allah Ta’ala telah menetapkan perkara ini (kuasa dan keinginan) bagi mereka dan menyifatkan mereka dengan perkara ini (kuasa dan keinginan) di dalam kitabNya dan di dalam sunnah RasulNya. Akan tetapi mereka tidak berkuasa kecuali sekiranya Allah menjadikan mereka berkuasa dan mereka tidak berkeinginan kecuali sekiranya Allah inginkan dan tidak melakukan sesuatu amalan kecuali sekiranya Allah menjadikan mereka melakukannya. Ini semua terdapat dalam nas-nas berkenaan keinginan, kehendak dan penciptaan.

Sebagaimana makhluk tidak mencipta diri mereka, begitu juga mereka tidak mencipta amalan mereka. Kuasa mereka, keinginan mereka, kehendak mereka dan perbuatan mereka adalah mengikut kuasa Allah, keinginanNya dan perbuatanNya kerana Dialah yang mencipta mereka, kuasa mereka, kehendak mereka, keinginan mereka dan perbuatan mereka.

Ini tidak bermakna bahwa keinginan, kehendak, kuasa dan perbuatan mereka adalah keinginan, kehendak, kuasa dan perbuatan Allah Ta’ala. Mereka bukan Allah dan Allah bukan mereka. Sebaliknya perbuatan mereka yang merupakan makhluk Allah Ta’ala berpaksi kepada mereka, sesuai dengan mereka, disandarkan kepada mereka secara haqiqah (sebenar-benarnya) dan ianya adalah kesan daripada perbuatan Allah Ta’ala yang berpaksi padaNya, sesuai denganNya dan disandarkan kepadaNya secara haqiqah (sebenar-benarnya).

Allah Ta’ala adalah pembuat secara haqiqah (sebenar-benarnya) dan hamba juga melaksanakan perbuatan secara haqiqah (sebenar-benarnya). Allah Ta’ala pemberi hidayah secara haqiqah dan hamba mendapat dan melaksanakan hidayat secara haqiqah. Disebabkan inilah Allah Ta’ala telah menyandarkan setiap satu dari dua perkara ini kepada pembuatnya, dalam firman Allah Ta’ala (al-Israa’ 17:97)

“Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk.”

Hidayah disandarkan kepada Allah Ta’ala secara haqiqah (sebenar-benarnya). Al-ihtida’ (menerima dan melaksanakan hidayah) juga disandarkan kepada hamba secara haqiqah (sebenar-benarnya). Pemberi hidayah bukanlah yang menerima dan melaksanakan hidayah. Hidayah juga bukanlah penerimaan dan perlaksanaan hidayah.

Allah Ta’ala juga menyesatkan sesiapa yang diinginiNya secara haqiqah (sebenar-benarnya) dan hamba itu menjadi sesaat secara haqiqah (sebenar-benarnya). Begitulah halnya dengan semua urusan Allah Ta’ala terhadap hamba-hambaNya.

Sesiapa yang menyandarkan perbuatan dan perlaksanaan perbuatan kepada hamba, hukumnya ialah kafir. Sesiapa yang menyandarkan kedua-duanya kepada Allah Ta’ala, hukumnya kafir juga. Akan tetapi orang yang beriman ialah yang menyandarkan perbuatan kepada Allah Ta’ala secara haqiqah (sebenar-benarnya) dan menyandarkan perlaksanaan perbuatan kepada makhluk secara haqiqah (sebenar-benarnya).


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 11:14 pm by ~iman @ aisyah~
comment  


Sunday, September 26, 2004
bicara hati



Bismillah
Ya Allah Ya Tuhanku
tabahkanlah hatiku ini
tetapkanlah pendirianku ini
jangan biarkan diri ini putus asa
dan jauhkan dari perasaan tidak yakin
kerana ia bukan sifat seorang hamba
jangankan kerana banyaknya amanah
yang perlu aku pikul
menyebabkan diri ini lemah & tersungkur
berilah kekuatan pada diri yang lemah ini
rahmati & redhailah segala urusanku
permudahkanlah ia
sesungguhnya Engkau Maha Berkuasa ke atas sesuatu
dan sesungguhnya diri in terlalu lemah
tiada daya melainkan dengan izinMu
dengan bantuan dan pertolongan dariMu
untukku terus berjuang di landasan ini
padaMu aku memohon
padaMu aku berserah
tetapkanlah keimananku agar terus tabah
menghadapi segala mehnah
dalam meneruskan kehidupan yang sementara ini
ameen...

EM lab 1.35pm


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 02:32 pm by ~iman @ aisyah~
Comments (4)  


Wednesday, September 22, 2004
Maksud Sabda Rasulullah Berkenaan Kebaikan dan Keburukan

Bismillah (In the Name of Allah)



Apakah maksud sabda Rasulullah saw yang bermaksud "Dan semua kebaikan berada di dalam dua tanganMu manakala semua keburukan bukan kepada Engkau", sedangkan Allah adalah pencipta segala sesuatu.


Maksudnya ialah perbuatan-perbuatan Allah Ta'ala kesemuanya baik semata-mata di mana tiada sebarang keburukan dari sudut Dia bersifat dengannya dan dari sudut keluarnya perbuatan-perbuatan itu dariNya. Sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Bijaksana lagi Adil dan semua perbuatanNya penuh dengan hikmat dan keadilan di mana Dia meletakkan setiap sesuatu di tempat-tempat yang layak mengikut ilmuNya.

Berkenaan keburukan yang terdapat dalam sesuatu perkara yang ditaqdirkan pula, maka ianya dikira buruk dari sudut kesudahannya iaitu kebinasaan yang akan menimpa seseorang hamba dan ini adalah balasan setimpal terhadap apa yang dilakukan oleh kedua-dua tangannya, sebagaimana firman Allah Ta'ala (al Syururaa 42:30)

"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebahagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)."



Firman Allah Ta'ala (al-Zukhruf 43:76)
"Dan tidaklah kami menganiya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri."

Firman Allah Ta'ala (Yuunus 10:44)
"Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri."

sememangnya kalau kita lihat & muhasabah balik, terlalu banyak kesalahan yang kita lakukan. tapi Allah itu Maha Penyayang Lagi Maha Pengampun, kerana banyak dosa2 kita yang telah Dia ampunkan...sekiranya tidak, maka huru hara lah bumi ini akibat perbuatan tangan kita sendiri. moga kita semua sentiasa tergolong dalam golongan orang2 yang sentiasa bertaubat...ameen


...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 10:22 am by ~iman @ aisyah~
Comments (3)  


Tuesday, September 21, 2004
Dalil Peringkat Keempat iaitu Peringkat Penciptaan dalam Keimanan dengan al-Qadr

Bismillah (In the Name of Allah)



Apakah dalil bagi peringkat keempat berkenaan keimanan dengan al-Qadr iaitu peringkat penciptaan?

Firman Allah Ta’ala (al-Zumar 39:62)
“Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.”

Firman Allah Ta’ala (Faatir 35:3)
“Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi?”

Firman Allah Ta’ala (Luqman 31:11)
“Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahanmu selain Allah.”

Firman Allah Ta’ala (al-Ruum 30:40)
“Allah lah yang menciptakan kamu, kemudian memberikan rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu kembali. Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu?”

Dari ayat ini, dapat kita lihat bahawa Allah yang mencipta dan Dia tidak membiarkan kita…di mana Dia juga yang memberikan kita rezeki dan seterusnya mematikan & menghidupkan kita semula. Tapi, falsafah Yunani, mereka mengatakan Tuhan mencipta tapi selepas Dia mencipta, Dia tidak ada kaitan dengan kita…ini merupakan satu pandangan/falsafah yang salah.

Firman Allah Ta’ala (Faatir 35:3)
“Padahal Allah lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuatkan itu.”

Di sini Allah menekankan bahawa badan kita ini Allah yang ciptakan dan perbuatan kita juga adalah ciptaan Dia.

Firman Allah Ta’ala (al-Syams 91:7-8)
“Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya). Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.”

Firman Allah Ta’ala (al-A’raaf 7:178)
“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi.”

Firman Allah Ta’ala (al-Hujuraat 49:7)
“Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan.”

Iman itu datangnya dari Allah SWT, satu rezeki dari Allah..so sepatutnya kita kene sentiasa bersyukur dengan rezeki Allah ini…nikmat yang paling besar -> iman & islam
Sabda Rasulullah saw;
“Sesungguhnya Allah membuat setiap pembuat dan perbuatannya”
(HR Bukhari)

hadith ini kita boleh kaitkan dengan firman Allah seperti yang ditulis di atas iaitu dalam surah Faatir 35:3 {Padahal Allah lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuatkan itu}.

Rasulullah saw bersabda;
“Ya Allah, berilah jiwaku ketaqwaannya dan sucikanlah ia, Engkau sebaik-baik yang menyucikannya. Sesungguhnya engkaulah pembantunya dan pemiliknya.”
(HR Muslim)

dengan usaha & doa, kita mohon pada Allah agar berikan keimanan kepada kita kerana dialah pemilik jiwa iaitu hati kita…ada hadith berkenaan hati kita yang mudah berbolak balik. Jadi kene selalu berdoa mohon ketaqwaan dariNya & agar kita istiqamah di atas jalanNya iaitu islam & akan dimatikan dalam keimanan…ameen.



...segala puji bagi Allah & kepadaNya kita mohon keampunan...

sedikit coretan at 11:01 pm by ~iman @ aisyah~
comment  


Next Page
-->